Meski Kaya Minyak dan Gas, Ini Penyebab Kerusuhan Berdarah Kazakhstan

Sabtu, 08 Januari 2022 - 07:19 WIB
loading...
A A A
Menurut Dubnov, konsesi Tokayev di bagian depan itu—pencopotan Nazarbayev sebagai kepala dewan keamanan—terlalu sedikit terlambat. "Orang-orang menuntut reformasi ekonomi dan politik yang mendasar. Orang-orang menuntut perwakilan di parlemen, kebebasan berbicara, dan kebebasan aktivitas partai politik," katanya.

Analis menggambarkan peristiwa yang sedang berlangsung sebagai "pra-revolusioner" dengan kesamaan dengan Arab Spring dan gerakan Maidan Ukraina pada 2013.

Apakah Rezim Akan Digulingkan?

Ini adalah ranah yang belum dipetakan untuk Kazakhstan. Negara ini telah melihat demonstrasi besar sebelumnya; Pada tahun 2016 , setelah pengesahan undang-undang pertanahan yang kontroversial. Dan lagi pada 2019, setelah pemilu kontroversial yang mengamankan kekuasaan Tokayev. Tapi tidak pernah apa-apa pada skala ini.

Dalam salah satu seruannya kepada publik pada hari Rabu, Tokayev berjanji untuk melakukan reformasi dan mengisyaratkan bahwa liberalisasi politik mungkin dilakukan.

Namun, komentarnya yang lebih gelap menjelang akhir hari, menunjukkan bahwa dia akan menempuh jalan yang lebih represif.

Temur Umarov, seorang konsultan penelitian di Carnegie Center di Moskow, mengatakan kepada Euronews: "Sejauh ini, situasinya tidak kritis".

“Tampaknya bagi saya bahwa apa yang terjadi tidak akan menjadi akhir dari rezim politik saat ini....Sekarang kita hanya akan mengamati tawar-menawar antara pengunjuk rasa dan pihak berwenang. Pihak berwenang akan membuat konsesi, para pengunjuk rasa akan mengatakan apakah konsesi ini cukup untuk mereka atau tidak," jelasnya.

“Reformasi 100 persen akan terjadi. Kami telah melihat mereka selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah tren yang akan terjadi tanpa protes, tetapi sekarang akan semakin cepat dan pihak berwenang akan melakukannya lebih banyak lagi. Tapi mereka (reformasi) hanya mungkin jika protes tidak melewati batas setelah pihak berwenang percaya bahwa mereka menemui jalan buntu. Dan kemudian kita akan melihat kekerasan," kata Umarov.

Karena protes jalanan sangat kurang fokus, setidaknya untuk saat ini, sulit untuk melihat bagaimana mereka akan berakhir.

Tetapi bahkan jika mereka gagal menggulingkan pemerintah, tampaknya mereka mungkin mengarah pada transformasi yang mendalam.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Gara-gara Puisi, Editor...
Gara-gara Puisi, Editor Bahasa Kazakh Divonis 6,5 Tahun Penjara di Xinjiang
Tuntut Kemerdekaan,...
Tuntut Kemerdekaan, Pemberontak Balochistan Lancarkan Serangan Besar-besaran
Drone Serang Kapal Tanker...
Drone Serang Kapal Tanker Kazakhstan dalam Perjalanan ke Pelabuhan Rusia
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved