Ganja Taliban Tarik Investasi Asing Rp6,5 Triliun
Sabtu, 08 Januari 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Pemilik dan Direktur Pelaksana ECI Werner Zimmermann (56) mengatakan kepada Vice pada Jumat (7/1/2022) bahwa dia tidak senang bahwa berita tentang kesepakatan itu telah dipublikasikan, dan mengklaim skala perjanjian telah disalahartikan.
Baca juga: Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Kembali Masuk Rumah Sakit
Perusahaannya beroperasi di Lesotho, Maroko, Kirgistan, Makedonia Utara, dan Siprus, dengan Kazakhstan dan Afghanistan akan segera ditambahkan ke dalam daftar.
Perusahaan Zimmermann membangun pabrik pengolahan ganja dan berkonsultasi tentang masalah hukum, seperti kelayakan ekspor ganja medis ke negara lain.
Proyek Afghanistan akan mengikuti pembangunan pabrik senilai 500.000 euro (Rp8,2 miliar) di Kazakhstan.
“ECI berencana memproduksi ganja medis di Afghanistan untuk pasar lokal dan internasional, tetapi jika negara-negara seperti Jerman melegalkan obat tersebut, mereka mungkin mulai menanam tanaman itu untuk penggunaan rekreasi,” ujar pengusaha itu kepada Vice.
Baca juga: Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Kembali Masuk Rumah Sakit
Perusahaannya beroperasi di Lesotho, Maroko, Kirgistan, Makedonia Utara, dan Siprus, dengan Kazakhstan dan Afghanistan akan segera ditambahkan ke dalam daftar.
Perusahaan Zimmermann membangun pabrik pengolahan ganja dan berkonsultasi tentang masalah hukum, seperti kelayakan ekspor ganja medis ke negara lain.
Proyek Afghanistan akan mengikuti pembangunan pabrik senilai 500.000 euro (Rp8,2 miliar) di Kazakhstan.
“ECI berencana memproduksi ganja medis di Afghanistan untuk pasar lokal dan internasional, tetapi jika negara-negara seperti Jerman melegalkan obat tersebut, mereka mungkin mulai menanam tanaman itu untuk penggunaan rekreasi,” ujar pengusaha itu kepada Vice.
Lihat Juga :