Anggota Parlemen Israel Sebut Pemukim Yahudi Manusia Rendahan

Sabtu, 08 Januari 2022 - 01:41 WIB
loading...
Anggota Parlemen Israel...
Anggota parlemen Israel (Knesset) Yair Golan. Foto/jpost
A A A
TEL AVIV - Anggota parlemen Israel (Knesset) Yair Golan menyebut pemukim Yahudi yang tinggal di permukiman ilegal Homesh di Tepi Barat sebagai "manusia rendahan".

Wakil menteri ekonomi dan anggota partai sayap kiri Meretz itu telah diserang karena mengatakan, "Itu bukan manusia, itu manusia rendahan, mereka tercela."

"Seharusnya tidak ada seorang pun di sana," ujar dia dalam wawancara yang dilansir Memo pada Jumat (7/1/2022).

Baca juga: Pertemuan Pejabat Eropa-Israel Jadi Adu Mulut dan Caci Maki

"Ketika saya memimpin Divisi (tentara) Yudea dan Samaria (Tepi Barat), saya tidak membiarkan siapa pun menetap di sana," papar dia.

Baca juga: Pakar China Mengaku Bersalah Curi Rahasia Perusahaan AS Monsanto

Para pemukim Yahudi di Homesh menghadapi penggusuran. Tanah tempat mereka membangun rumah adalah milik warga Palestina dari desa Burka di utara Tepi Barat.

Baca juga: Arab Saudi Siapkan 34 Jalur untuk Jemaah Umrah di Area Tawaf

Golan juga mengecam pemukim Yahudi karena merusak properti Palestina. "Mereka tidak menyebutkan bahwa orang-orang yang datang untuk menetap di sana (di Homesh) memicu kerusuhan di desa (Palestina) Burka, menghancurkan sejumlah batu nisan, melakukan pogrom (pembantaian etnis grup tertentu),” papar dia.

“Kami, orang-orang Yahudi yang telah menderita pogrom sepanjang sejarah, sekarang memberlakukan pogrom terhadap orang lain," tegas dia.

Namun, kritiknya telah menyebabkan seruan agar dia mundur. Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett membalas Golan dengan mengatakan, "Mereka yang menetap di Yudea dan Samaria adalah pelopor hari ini. Kita tidak mengambil tanah asing, kita telah merebut kembali tanah nenek moyang kita."

Golan kemudian sebagian meminta maaf dengan mengatakan bahwa penggunaan kata-katanya "sedikit salah" dan dia seharusnya mengatakan "perusuh rendahan".

Para pemukim Yahudi melakukan kekerasan terhadap warga Palestina dengan merusak properti, lahan pertanian dan memotong pohon zaitun.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Lisa BLACKPINK Akui...
Lisa BLACKPINK Akui Sering Patah Hati, Rumor Putus dari Frederic Arnault Makin Menguat
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved