Pakar China Mengaku Bersalah Curi Rahasia Perusahaan AS Monsanto

Jum'at, 07 Januari 2022 - 23:01 WIB
loading...
Pakar China Mengaku...
Logo perusahaan Monsanto di AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Warga negara China Xiang Haitao mengaku bersalah atas konspirasi melakukan spionase ekonomi. Sebelumnya, dia dituduh mencoba mencuri rahasia dagang dari perusahaan agrokimia Amerika Serikat (AS), Monsanto, saat tinggal di AS.

“Xiang Haitao (44) berkonspirasi mencuri rahasia dagang dari perusahaan untuk tujuan menguntungkan pemerintah asing, yaitu Republik Rakyat China," ungkap pernyataan Departemen Kehakiman AS dalam pernyataan pada Kamis (6/1/2022).

Xiang diduga berusaha mencuri rahasia dagang saat bekerja sebagai ilmuwan untuk Monsanto di negara bagian Missouri, tempat perusahaan itu bermarkas.

Baca juga: Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Kembali Masuk Rumah Sakit

Setelah Xiang meninggalkan pekerjaannya, dia diduga membeli tiket penerbangan sekali jalan ke China dan pihak berwenang menemukan salinan algoritma “Nutrient Optimizer” Monsanto yang dianggap perusahaan sebagai rahasia dagang, di salah satu perangkat elektroniknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved