Omicron Mengamuk di Inggris, Rumah Sakit London Kekurangan Staf

Jum'at, 07 Januari 2022 - 18:54 WIB
loading...
A A A
Baca juga: WHO: Varian Omicron Mungkin Tampak Kurang Parah, Tapi Tidak Ringan

“Pengalaman pandemi membuat masalah mendasar yang perlu diselesaikan – kebutuhan akan rencana jangka panjang nasional untuk tenaga kesehatan dan perawatan, tantangan berkelanjutan dengan lowongan dan rekrutmen sebelum pandemi beberapa tahun,” tuturnya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (7/1/2022).

Hopson menambahkan bahwa rumah sakit di tempat lain di Inggris, yang mengalami peningkatan dramatis dalam penerimaan pasien COVID-19, juga dapat mencari bantuan militer.

Hopson sebelumnya mengatakan melonjaknya tingkat infeksi di utara Inggris berarti bahwa satu perserikatan NHS menghadapi 30% lebih banyak kasus COVID-19 minggu depan daripada pada puncak terakhir.

Dia khawatir rumah sakit di luar ibu kota tidak akan mampu mengatasi gelombang penerimaan baru seperti yang ada di London. Dia mengatakan ini karena mereka memiliki masalah kepegawaian yang lebih dalam, tingkat penyakit dan ketidakhadiran yang lebih tinggi, populasi yang lebih tua dan dalam beberapa kasus penyediaan perawatan sosial yang lebih buruk.

"Beberapa perserikatan di luar London memiliki sebanyak 19% staf mereka absen karena Covid, jauh lebih tinggi daripada diskon 10% karena sakit atau isolasi yang dilaporkan oleh organisasi NHS lainnya," tambahnya.

Baca juga: Pakar Kesehatan Denmark Yakin Omicron Bisa Bantu Akhiri Pandemi

Personel militer sendiri telah membantu di rumah sakit dalam gelombang pandemi sebelumnya dan terus membantu layanan ambulans di Wales serta Skotlandia. Personel militer juga telah membantu program booster.

Royal College of Nursing mengatakan penempatan tersebut membuktikan bahwa NHS sangat kekurangan staf dan meminta jaminan bahwa mereka yang terlibat memiliki keterampilan untuk membantu merawat pasien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved