Omicron Mengamuk di Inggris, Rumah Sakit London Kekurangan Staf

Jum'at, 07 Januari 2022 - 18:54 WIB
loading...
A A A
“Pemerintah tidak dapat lagi menyangkal krisis kepegawaian di NHS. Perdana Menteri dan lainnya tidak bisa lagi mengabaikan pertanyaan tentang kemampuan staf NHS untuk memberikan perawatan yang aman,” kata Patricia Marquis, direktur keperawatan untuk Inggris.

“Begitu militer dibawa, ke mana pemerintah selanjutnya dalam upaya untuk 'mengusir' gelombang daripada menghadapinya?" tanyanya.

“Staf perawat mungkin menyambut bantuan tambahan di tempat kerja saat ini, tetapi kita perlu tahu bahwa pemerintah tidak mengorbankan standar pasien dan profesional dengan cara apa pun,” ujarnya.

Baca juga: Omicron Mewabah, Kuwait Desak Warganya Tinggalkan Eropa

Berita ini muncul ketika Inggris melaporkan 179.756 kasus COVID-19 lebih lanjut pada hari Kamis, dengan jumlah orang yang terinfeksi varian Omicron terus meningkat dengan cepat.

Angka-angka terbaru – yang mencerminkan infeksi yang diambil melalui pengujian – menjadikan total kasus di Inggris selama tujuh hari terakhir menjadi 1.272.131, naik 29% pada minggu sebelumnya. Jumlah sebenarnya dari infeksi diperkirakan jauh lebih tinggi karena tidak semua infeksi ditangkap oleh program pengujian.

Data juga menunjukkan bahwa di Inggris ada 17.988 pasien COVID-19 di rumah sakit, naik dari 15.659 sehari sebelumnya, dengan tambahan 231 kematian dalam 28 hari setelah tes positif COVID-19 dilaporkan di Inggris pada Kamis.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
Berita Terkini
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Infografis
Muhammad Jadi Nama Terpopuler...
Muhammad Jadi Nama Terpopuler untuk Bayi Lelaki di Inggris Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved