KBRI Ankara Magangkan Mahasiswa Indonesia di Turkish Aerospace

Kamis, 06 Januari 2022 - 14:57 WIB
loading...
KBRI Ankara Magangkan...
KBRI Ankara magangkan mahasiswa Indonesia di Turkis Aerospace. Foto/KBR Ankara
A A A
ANKARA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara mengawali tahun 2022dengan memagangkan sejumlah mahasiswa Indonesia yang kuliah di Turki di sejumlah industri strategis. Pada tahap awal, KBRI Ankara melakukan kerja sama dengan Turkish Aerospace (TAI) untuk 11 orang mahasiswa Indonesia dari berbagai latar belakang keilmuan antara lain teknik mesin, teknik kedirgantaraan, teknik elektro dan teknik komputer.

“Kerjasama pemagangan di TAI bagi 11 mahasiswa Indonesia di Turki ini hanya awal. KBRI sudah sepakat dengan sejumlah industri strategis lainnya untuk memagangkan lebih banyak mahasiswa Indonesia di Turki antara lain di industri konstruksi, perkapalan (shipyard), teknologi informasi dan pesawat nir awak," papar Duta Besar RI di Ankara, Lalu Muhamad Iqbal, mengenai ide di balik kerja sama pemagangan.

"Kita mencoba memberikan added-value bagi mahasiswa Indonesia di Turki, agar memiliki pengalaman kerja yang berkelas, mengenal corporate culture dan mengenal ekosistem industri di Turki," sambungnyadalam keterangan tertulis, Kamis (6/1/2022).



Proses pemilihan mahasiswa magang tersebut dilakukan melalui seleksi yang dilakukan bersama oleh KBRI Ankara dan PPI Turki. Kesebelas mahasiswa tersebut akan ditempatkan selama 3 bulan di tiga fasilitas TAI yang ada di Ankara, Istanbul dan Bursa.

Program magang ini disambut antusias oleh 11 orang mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang belajar di berbagai universitas di Turki.

"Sejak pertama kali dinyatakan lulus di jurusan Teknik Kedirgantaraan Middle East Technical University, Ankara, saya telah mengajukan proposal magang kepada TAI sebanyak 14 kali namun tidak pernah diterima. Magang di TAI hanya diperuntukkan bagi WN Turki, bukan orang asing. Saya beruntung bisa ikut magang dalam skema kerjasama KBRI dengan TAI," ungkap salah seorang peserta magang, Muhammad Juanda Putra.

Baca juga: Tutup Tahun 2021, KBRI Gelar Indonesian Festival Virtual Terbesar di Thailand

Pihak TAI yang diwakili oleh Kepala Pusat Pelatihan, Berat Emre Ileri menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia dapat mengikuti berbagai arahan yang disampaikan oleh mentor magang.

Dalam program magang tersebut, mahasiswa Indonesia terlibat dalam kegiatan di beberapa workshop seperti material review board, pengembangan aplikasi sistem (software), telekomunikasi (avionics) dan industrial engineering flow.

TAI adalah perusahaan industri kedirgantaraan yang didirikan pada tahun 1973. Saat ini TAI memiliki 11 anak perusahaan di berbagai industri pendukung dan 10 kantor perwakilan di luar negeri.

Baca juga: KBRI Nairobi Pulangkan 6 ABK yang Terlantar dari Kenya

Dengan sekitar 10.000 karyawan, 1500 diantaranya adalah insinyur, TAI memproduksi berbagai produk kedirgantaraan dan ruang angkasa untuk keperluan sipil dan militer, baik untuk Turki maupun untuk negara lain.

TAI adalah salah satu dari 5 perusahaan industri pertahanan Turki yang masuk di dalam DefenseNews Top 100.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved