Demonstran Kazakhstan Serbu Kantor Wali Kota, Berusaha Masuk Kediaman Presiden

Rabu, 05 Januari 2022 - 21:47 WIB
loading...
Demonstran Kazakhstan...
Demosntran Kazakhstan menyerbut kantor Wali Kota dan berusaha masuk ke kediaman Presiden. Foto/Inside Paper
A A A
NUR SULTAN - Demonstran yang marah dengan kenaikan harga bahan bakar (BBM) menyerbu kantor Wali Kota di kota terbesar di Kazakhstan pada Rabu (5/1/2022). Mereka juga berusaha masuk ke kediaman presiden ketika aksi protes yang semakin intensif membuat kabinet pemerintah negara Asia Tengah itu mundur.

Menurut media lokal, banyak pengunjuk rasa yang berkumpul di kantor Wali Kota di Almaty membawa pentungan dan perisai, dan api terlihat berasal dari gedung, tetapi tidak jelas seberapa luas api itu.

Sementara itu, ribuan orang berkumpul di luar kediaman presiden di kota itu. Kebakaran juga dilaporkan terjadi di kantor kejaksaan kota seperti dilansir dari US News.



Laporan media lokal juga menyebut puluhan kendaraan polisi dibakar atau dirusak di kota itu.

Pada Rabu sore, banyak situs berita Kazakhstan menjadi tidak dapat diakses dan pemantau internet global Netblocks mengatakan negara itu mengalami pemadaman internet yang meluas.

Terlepas dari pengunduran diri kabinet pemerintah, semua menteri akan tetap pada jabatan mereka sampai Kabinet baru terbentuk. Masih belum jelas apakah langkah itu akan menghasilkan perubahan kebijakan atau memiliki efek dari protes yang berkembang.

Baca juga: Diguncang Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM, Kabinet Pemerintah Kazakhstan Mengundurkan Diri

Demonstrasi menentang kenaikan tajam harga gas cair — yang digunakan oleh banyak orang untuk bahan bakar mobil mereka — dimulai minggu ini di barat negara itu dan telah menyebar ke seluruh negeri.

Presiden Kassym-Jomart Tokayev mengumumkan keadaan darurat di Almaty, memberlakukan jam malam dan membatasi akses ke kota. Dia kemudian memberlakukan keadaan darurat selama dua minggu di Ibu Kota, Nur Sultan.

Pada awal tahun, harga gas cair naik sekitar dua kali lipat karena pemerintah menjauhkan diri dari kontrol harga. Meskipun Kazakhstan memiliki cadangan gas dan minyak yang luas serta kekayaan mineral, ketidakpuasan atas kondisi kehidupan yang buruk sangat kuat di beberapa bagian negara itu.

Banyak warga Kazakhstan juga kesal dengan dominasi partai yang berkuasa yang memegang lebih dari 80% kursi di parlemen.

Baca juga: Protes BBM Berubah jadi Kerusuhan, Kazakhstan Umumkan Keadaan Darurat
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka
Rekomendasi
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
Berita Terkini
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved