Langka, Kepala Intel Israel Dukung Perjanjian Nuklir Iran
Rabu, 05 Januari 2022 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
"Yang terbaik kedua adalah tanpa kesepakatan tetapi memperketat sanksi dan memastikan Iran tidak dapat maju. Dan yang ketiga dan terburuk adalah kesepakatan yang buruk," katanya.
Baca juga: Yair Lapid: Israel Tidak Perlu Izin AS untuk Menyerang Iran
Pada akhir November, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menjelaskan bahwa negaranya akan mempertahankan kebebasan bertindak jika kesepakatan nuklir baru antara Teheran dan kekuatan dunia tercapai pada pembicaraan Wina.
Putaran terakhir pembicaraan tentang perjanjian nuklir Iran, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dimulai di Ibu Kota Austria setelah jeda singkat pada hari Senin.
Dalam kesempatan itu Departemen Luar Negeri AS dilaporkan mengatakan bahwa Iran harus menambahkan urgensi nyata ke dalam negosiasi Wina atau berisiko kehilangan kesempatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu.
Bulan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa AS tidak membuat saran apa pun yang dapat mengarah pada kebangkitan kembali JCPOA atau penyusunan kesepakatan baru selama pembicaraan lima arah di Wina.
Baca juga: Israel Balas Gertak Iran: Kemampuan Kami Tak Bisa Dibayangkan!
Baca juga: Yair Lapid: Israel Tidak Perlu Izin AS untuk Menyerang Iran
Pada akhir November, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menjelaskan bahwa negaranya akan mempertahankan kebebasan bertindak jika kesepakatan nuklir baru antara Teheran dan kekuatan dunia tercapai pada pembicaraan Wina.
Putaran terakhir pembicaraan tentang perjanjian nuklir Iran, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dimulai di Ibu Kota Austria setelah jeda singkat pada hari Senin.
Dalam kesempatan itu Departemen Luar Negeri AS dilaporkan mengatakan bahwa Iran harus menambahkan urgensi nyata ke dalam negosiasi Wina atau berisiko kehilangan kesempatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu.
Bulan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa AS tidak membuat saran apa pun yang dapat mengarah pada kebangkitan kembali JCPOA atau penyusunan kesepakatan baru selama pembicaraan lima arah di Wina.
Baca juga: Israel Balas Gertak Iran: Kemampuan Kami Tak Bisa Dibayangkan!
Lihat Juga :