Didukung AS dan Israel, Maroko Bangun Pangkalan Pertahanan Udara Baru
Rabu, 05 Januari 2022 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
Negara Afrika itu juga telah membeli sistem pertahanan rudal jarak pendek Prancis VL Mika. Kontrak senilai USD226 juta untuk sistem peluncuran vertikal ditandatangani antara pembuat rudal Eropa MBDA dan Maroko pada 2019.
Baca: Maroko dan Israel Bangun 2 Pabrik Drone Tempur dan Pengintai
Kemungkinan pangkalan itu akan menampung unit pertahanan udara, pusat pemeliharaan, perumahan militer dan gedung administrasi lainnya. Mohammad Shkeir, seorang ahli militer dan keamanan yang berbasis di Maroko, mengharapkan pangkalan itu akan mengoperasikan sistem pertahanan udara dari beberapa negara.
“Pangkalan ini akan mengoperasikan sistem pertahanan udara yang diperoleh dari China, sistem rudal Patriot (Kemampuan Lanjut)-3 dari Amerika Serikat, serta sistem pertahanan dari Israel, setelah kunjungan menteri pertahanan Israel baru-baru ini ke Maroko dan perjanjian yang ditandatangani di hal ini,” kata Shkeir.
Sebuah laporan 19 Desember di Defensa.com mengklaim pangkalan itu sudah menampilkan sistem rudal permukaan-ke-udara FD-2000 China. Tetapi, Harfi mengatakan dia belum melihat kontrak pengadaan antara Maroko dan China.
Baca: Maroko dan Israel Bangun 2 Pabrik Drone Tempur dan Pengintai
Kemungkinan pangkalan itu akan menampung unit pertahanan udara, pusat pemeliharaan, perumahan militer dan gedung administrasi lainnya. Mohammad Shkeir, seorang ahli militer dan keamanan yang berbasis di Maroko, mengharapkan pangkalan itu akan mengoperasikan sistem pertahanan udara dari beberapa negara.
“Pangkalan ini akan mengoperasikan sistem pertahanan udara yang diperoleh dari China, sistem rudal Patriot (Kemampuan Lanjut)-3 dari Amerika Serikat, serta sistem pertahanan dari Israel, setelah kunjungan menteri pertahanan Israel baru-baru ini ke Maroko dan perjanjian yang ditandatangani di hal ini,” kata Shkeir.
Sebuah laporan 19 Desember di Defensa.com mengklaim pangkalan itu sudah menampilkan sistem rudal permukaan-ke-udara FD-2000 China. Tetapi, Harfi mengatakan dia belum melihat kontrak pengadaan antara Maroko dan China.
Lihat Juga :