Apa Itu Flurona? Penyakit Campuran Flu dan Corona Ini Makin Bikin Ketar-ketir Dunia
Selasa, 04 Januari 2022 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Universitas Johns Hopkins, AS telah mencatat 55.240.407 kasus COVID-19.
WHO mengatakan koinfeksi bukanlah hal yang aneh ketika ada transmisi patogen yang intens di masyarakat, dalam hal ini, COVID-19 dan flu.
WHO melaporkan tingkat koinfeksi jauh lebih tinggi di Asia, dengan 4,5% pasien COVID-positif sakit influenza pada saat yang bersamaan.
Bagi orang-orang yang ingin memaksimalkan perlindungan mereka terhadap flu dan COVID-19, CDC mengatakan seseorang bisa mendapatkan vaksin untuk keduanya selama kunjungan ke fasilitas medis yang sama.
Para ahli mengatakan pengalaman masa lalu menunjukkan vaksin cenderung bekerja sebagaimana dimaksud, dengan efek samping yang serupa, terlepas dari apakah vaksin tersebut diberikan secara bersamaan atau tidak.
WHO mengatakan koinfeksi bukanlah hal yang aneh ketika ada transmisi patogen yang intens di masyarakat, dalam hal ini, COVID-19 dan flu.
WHO melaporkan tingkat koinfeksi jauh lebih tinggi di Asia, dengan 4,5% pasien COVID-positif sakit influenza pada saat yang bersamaan.
Bagi orang-orang yang ingin memaksimalkan perlindungan mereka terhadap flu dan COVID-19, CDC mengatakan seseorang bisa mendapatkan vaksin untuk keduanya selama kunjungan ke fasilitas medis yang sama.
Para ahli mengatakan pengalaman masa lalu menunjukkan vaksin cenderung bekerja sebagaimana dimaksud, dengan efek samping yang serupa, terlepas dari apakah vaksin tersebut diberikan secara bersamaan atau tidak.
(sya)
Lihat Juga :