Protes Anti-vaksin COVID-19, Pria Australia Nekat Bakar Diri
Minggu, 02 Januari 2022 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Victoria membuat perubahan besar-besaran pada pembatasan COVID-19 negara bagian menjelang Natal, khususnya seputar pengaturan ritel.
Menteri Kesehatan Martin Foley mengatakan perintah kesehatan masyarakat yang baru sangat penting untuk mempertahankan pilar ekonomi yang divaksinasi.
Di bawah perubahan, orang tidak perlu lagi divaksinasi penuh untuk mengakses ritel yang tidak penting, inspeksi dan lelang real estat, tempat ibadah, pernikahan, dan pemakaman.
Namun, orang harus divaksinasi untuk mengakses layanan tata rambut dan kecantikan di Victoria. Menurut Covid Live, 91 persen penduduk Victoria telah divaksinasi lengkap.
Baca juga: Vaksin Sinovac Diakui, Warga Indonesia Bisa Masuk Australia
Menteri Kesehatan Martin Foley mengatakan perintah kesehatan masyarakat yang baru sangat penting untuk mempertahankan pilar ekonomi yang divaksinasi.
Di bawah perubahan, orang tidak perlu lagi divaksinasi penuh untuk mengakses ritel yang tidak penting, inspeksi dan lelang real estat, tempat ibadah, pernikahan, dan pemakaman.
Namun, orang harus divaksinasi untuk mengakses layanan tata rambut dan kecantikan di Victoria. Menurut Covid Live, 91 persen penduduk Victoria telah divaksinasi lengkap.
Baca juga: Vaksin Sinovac Diakui, Warga Indonesia Bisa Masuk Australia
(ian)
Lihat Juga :