Jerman Tutup 3 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terakhir

Minggu, 02 Januari 2022 - 01:24 WIB
loading...
Jerman Tutup 3 Pembangkit...
Pembangkit listrik tenaga nuklir Gundremmingen. FOTO/Reuters
A A A
BERLIN - Jerman telah mencabut izin bagi tiga dari enam pembangkit listrik tenaga nuklir terakhir di negara itu. Kini Jerman tengah fokus pada energi terbarukan.

Pemerintah Jerman memutuskan untuk mempercepat penghentian pembangkit listrik tenaga nuklir secara bertahap, menyusul kehancuran reaktor Fukushima Jepang pada 2011 ketika gempa bumi dan tsunami menghancurkan pembangkit listrik pantai itu dalam bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl pada 1986.

Baca: Dukung Vaksinasi COVID-19, Jerman Beri Bantuan 5 Juta Dosis Vaksin Moderna

Reaktor Brokdorf, Grohnde dan Gundremmingen C, yang dijalankan oleh utilitas E.ON dan RWE, ditutup pada Jumat malam, setelah tiga setengah dekade beroperasi. Tiga pembangkit listrik tenaga nuklir terakhir – Isar 2, Emsland dan Neckarwestheim II – akan dimatikan pada akhir tahun 2022.

Preussen Elektra, yang menjalankan pabrik Brokdorf dan Grohnde, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (1/1/2022), bahwa kedua reaktor telah ditutup sesaat sebelum tengah malam pada hari Jumat. RWE mengatakan, pabrik Gundremmingen C juga menghentikan pembangkitan pada Jumat malam.

CEO PreussenElektra Guido Knott berterima kasih kepada staf atas komitmen mereka terhadap keselamatan. "Kami telah memberikan kontribusi yang menentukan untuk pasokan listrik yang aman, ramah iklim, dan andal di Jerman selama beberapa dekade,” ujarnya, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Jerman Wajibkan Semua Pelancong dari Inggris Jalani Karantina 2 Pekan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved