Raja Salman: Tindakan Destabilisasi Iran Jadi Perhatian Besar Arab Saudi
Kamis, 30 Desember 2021 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Arab Saudi dan sekutu Arab dan Barat-nya menuduh Iran mendukung kelompok milisi, termasuk Hizbullah Lebanon, Houthi Yaman, dan Hashd Irak dalam perang proksinya.
Program nuklir Iran juga menjadi perhatian, di mana Israel mengancam akan mengambil tindakan pencegahan kecuali program itu dihentikan. Ancaman itu akan menjadi langkah yang dikhawatirkan akan memicu gejolak besar.
“Kami mengikuti dengan sangat prihatin kebijakan rezim Iran yang mengganggu stabilitas keamanan dan stabilitas di kawasan, termasuk pembentukan dan dukungan milisi sektarian dan bersenjata, pengerahan kemampuan militernya secara sistematis di negara-negara kawasan, dan kekurangannya dalam kerja sama dengan masyarakat internasional mengenai program nuklir dan pengembangan program rudal balistik,” kata Raja Salman.
“Kami juga menindaklanjuti dukungan rezim Iran untuk milisi teroris Houthi, yang memperpanjang perang di Yaman, memperburuk krisis kemanusiaan di sana, dan mengancam keamanan Kerajaan dan kawasan,” katanya.
Program nuklir Iran juga menjadi perhatian, di mana Israel mengancam akan mengambil tindakan pencegahan kecuali program itu dihentikan. Ancaman itu akan menjadi langkah yang dikhawatirkan akan memicu gejolak besar.
“Kami mengikuti dengan sangat prihatin kebijakan rezim Iran yang mengganggu stabilitas keamanan dan stabilitas di kawasan, termasuk pembentukan dan dukungan milisi sektarian dan bersenjata, pengerahan kemampuan militernya secara sistematis di negara-negara kawasan, dan kekurangannya dalam kerja sama dengan masyarakat internasional mengenai program nuklir dan pengembangan program rudal balistik,” kata Raja Salman.
“Kami juga menindaklanjuti dukungan rezim Iran untuk milisi teroris Houthi, yang memperpanjang perang di Yaman, memperburuk krisis kemanusiaan di sana, dan mengancam keamanan Kerajaan dan kawasan,” katanya.
(min)
Lihat Juga :