Raja Salman: Tindakan Destabilisasi Iran Jadi Perhatian Besar Arab Saudi
Kamis, 30 Desember 2021 - 09:16 WIB
loading...
Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi sampaikan pidato akhir tahun yang menyoroti kebijakan destabilisasi Iran di Timur Tengah, Rabu (29/12/2021). Foto/SPA
A
A
A
RIYADH - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud mengatakan tindakan destabilisasi Iran di kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian besar bagi Arab Saudi .
Pernyataan itu disampaikan Raja Salman dalam pidato akhir tahun pada hari Rabu. Dia berharap Teheran akan meninggalkan kebijakan destabilisasi dan agresi, yang kemudian bekerja sama dalam membawa perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Baca juga: Begini Respons Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman soal Nuklir Iran
“Iran adalah negara tetangga Kerajaan [Arab Saudi]. Kami berharap itu akan mengubah kebijakan dan perilaku negatifnya di kawasan ini dan beralih ke dialog dan kerja sama,” kata Raja Salman dalam pidato tahunannya di Dewan Syura Saudi, seperti dikutip Arab News, Kamis (30/12/2021).
Pidatonya, yang disampaikan secara virtual mengingat pandemi COVID-19 yang bangkit kembali, juga menegaskan kembali inisiatif Arab Saudi untuk mengakhiri konflik di Yaman dan dukungan bagi rakyat Lebanon dalam menghadapi krisis ekonomi dan ancaman keamanan dari Hizbullah.
Pernyataan itu disampaikan Raja Salman dalam pidato akhir tahun pada hari Rabu. Dia berharap Teheran akan meninggalkan kebijakan destabilisasi dan agresi, yang kemudian bekerja sama dalam membawa perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Baca juga: Begini Respons Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman soal Nuklir Iran
“Iran adalah negara tetangga Kerajaan [Arab Saudi]. Kami berharap itu akan mengubah kebijakan dan perilaku negatifnya di kawasan ini dan beralih ke dialog dan kerja sama,” kata Raja Salman dalam pidato tahunannya di Dewan Syura Saudi, seperti dikutip Arab News, Kamis (30/12/2021).
Pidatonya, yang disampaikan secara virtual mengingat pandemi COVID-19 yang bangkit kembali, juga menegaskan kembali inisiatif Arab Saudi untuk mengakhiri konflik di Yaman dan dukungan bagi rakyat Lebanon dalam menghadapi krisis ekonomi dan ancaman keamanan dari Hizbullah.
Lihat Juga :