Imam Sebut Jihadis adalah Pahlawan, Masjid di Prancis Ditutup
Selasa, 28 Desember 2021 - 23:12 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pengacara asosiasi pengelola masjid mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah mengajukan perintah untuk membatalkan larangan tersebut.
Pengacaranya, Samim Bolaky, mengatakan akan ada sidang pengadilan atas banding tersebut dalam waktu 48 jam.
Baca juga: Presiden Aljazair: Prancis Bantai 4.000 Jamaah Masjid Ottoman di Era Kolonial
Pihak berwenang mengatakan imam, yang menurut asosiasi hanya berkhotbah sesekali dan sekarang telah diskors, sebenarnya hadir secara teratur di masjid. Itu berdasarkan dokumen resmi yang mengutip alasan penutupan yang dilihat oleh AFP.
Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan pria itu, yang dihadirkan sebagai pembicara sesekali tetapi pada kenyataannya bertindak sebagai imam biasa, telah membela "praktik Islam yang ketat" dan "superioritasnya terhadap hukum Republik".
Prancis telah melakukan pemeriksaan di tempat-tempat ibadah umat Islam yang diduga memiliki hubungan dengan ekstremisme.
Dua minggu lalu, Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan dia memulai proses untuk menutup Masjid Agung Beauvais, 100km sebelah utara Paris. Itu dilakukan karena penceramah di masjid itu "menargetkan orang Kristen, homoseksual dan Yahudi" dalam khotbahnya.
Pengacaranya, Samim Bolaky, mengatakan akan ada sidang pengadilan atas banding tersebut dalam waktu 48 jam.
Baca juga: Presiden Aljazair: Prancis Bantai 4.000 Jamaah Masjid Ottoman di Era Kolonial
Pihak berwenang mengatakan imam, yang menurut asosiasi hanya berkhotbah sesekali dan sekarang telah diskors, sebenarnya hadir secara teratur di masjid. Itu berdasarkan dokumen resmi yang mengutip alasan penutupan yang dilihat oleh AFP.
Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan pria itu, yang dihadirkan sebagai pembicara sesekali tetapi pada kenyataannya bertindak sebagai imam biasa, telah membela "praktik Islam yang ketat" dan "superioritasnya terhadap hukum Republik".
Prancis telah melakukan pemeriksaan di tempat-tempat ibadah umat Islam yang diduga memiliki hubungan dengan ekstremisme.
Dua minggu lalu, Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan dia memulai proses untuk menutup Masjid Agung Beauvais, 100km sebelah utara Paris. Itu dilakukan karena penceramah di masjid itu "menargetkan orang Kristen, homoseksual dan Yahudi" dalam khotbahnya.
Lihat Juga :