Kim Jong-un Gelar Pertemuan Besar Partai Berkuasa Korut, Ada Apa?
Selasa, 28 Desember 2021 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Pertemuan itu juga akan membahas dan memutuskan kebijakan strategis dan taktis serta langkah-langkah praktis. "Untuk membimbing secara dinamis perjuangan Partai dan rakyat kami untuk mengantarkan periode baru perkembangan konstruksi sosialis ke tahap kemenangan berikutnya," lanjut KCNA.
Saban tahun baru, Kim Jong-un sering membuat pengumuman kebijakan besar. Contoh, pada 2018 dia mengumumkan minatnya untuk mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan.
Pada 2019, dia membahas keinginannya untuk melanjutkan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
“Kim telah menggunakan pidato sekitar liburan tahun baru di masa lalu untuk membuat tawaran ramah ke AS dan Korea Selatan, tetapi juga untuk mengungkapkan perkembangan senjata nuklir dan rencana militer lainnya,” tulis NK News, sebuah situs berbasis di Seoul yang memantau Korea Utara, kata dalam sebuah laporan hari Senin.
Korea Utara mengatakan pihaknya terbuka untuk melanjutkan pembicaraan dengan AS dan Korea Selatan, tetapi hanya jika Washington dan Seoul mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri “kebijakan bermusuhan” seperti sanksi dan latihan militer.
Saban tahun baru, Kim Jong-un sering membuat pengumuman kebijakan besar. Contoh, pada 2018 dia mengumumkan minatnya untuk mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan.
Pada 2019, dia membahas keinginannya untuk melanjutkan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
“Kim telah menggunakan pidato sekitar liburan tahun baru di masa lalu untuk membuat tawaran ramah ke AS dan Korea Selatan, tetapi juga untuk mengungkapkan perkembangan senjata nuklir dan rencana militer lainnya,” tulis NK News, sebuah situs berbasis di Seoul yang memantau Korea Utara, kata dalam sebuah laporan hari Senin.
Korea Utara mengatakan pihaknya terbuka untuk melanjutkan pembicaraan dengan AS dan Korea Selatan, tetapi hanya jika Washington dan Seoul mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri “kebijakan bermusuhan” seperti sanksi dan latihan militer.
(min)
Lihat Juga :