Aktivis Palestina: Agresi Pemukim Israel Akan Mengarah pada Intifada Baru

Minggu, 26 Desember 2021 - 15:34 WIB
loading...
Aktivis Palestina: Agresi...
Pasukan IDF kian meningkatkan tekanan pada rakyat Palestina. FOTO/Reuters
A A A
YERUSALEM - Kelompok dan aktivis Palestina telah memperingatkan bahwa praktik dan “serangan” pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat akan mengarah pada intifada (pemberontakan) baru.

Peringatan itu datang ketika bentrokan antara warga Palestina dan tentara Israel Defense Force (IDF) berlanjut selama akhir pekan di berbagai bagian Tepi Barat. Beberapa aktivis Palestina mengatakan, intifada telah dimulai dan menyerukan peningkatan "perlawanan rakyat" terhadap IDF dan pemukim.

Baca: Aturan Baru Israel, Tentara Boleh Tembaki Warga Palestina yang Sedang Kabur

“Intifada sudah ada di sini,” kata seorang aktivis senior dari faksi Fatah yang berkuasa. “Apa yang kita saksikan di Tepi Barat mirip dengan apa yang terjadi selama Intifada Pertama yang meletus pada 1987,” lanjutnya, seperti dikutip dari Jerusalem Post, Sabtu (25/12/2021).

Aktivis lain yang berafiliasi dengan Front Demokratik PLO untuk Pembebasan Palestina mengatakan, kebencian yang tumbuh di Tepi Barat juga diarahkan ke Otoritas Palestina. “Banyak orang marah karena Otoritas Palestina tidak melakukan apa pun untuk membela mereka dari serangan yang meningkat oleh tentara Israel dan para pemukim,” kata aktivis itu.

Menurut sumber Palestina, puluhan warga Palestina terluka pada hari Jumat selama bentrokan dengan pasukan IDF di beberapa desa dan kota di Tepi Barat utara. Hamas dan faksi Palestina lainnya memperbarui seruan mereka untuk meningkatkan “segala bentuk perlawanan” terhadap Israel.

Baca: 8 Bulan Disiksa Sipir Israel, Tahanan Palestina Kehilangan Ingatan

PA, pada bagiannya, meningkatkan kritiknya terhadap negara Yahudi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat. “Pada saat rakyat Palestina dan seluruh dunia merayakan Natal, milisi pemukim, organisasi teroris bersenjata mereka, pasukan pendudukan dan berbagai cabang mereka terus meningkatkan agresi terhadap rakyat Palestina, tanah, properti, rumah dan tempat suci mereka,” kata Kementerian Luar Negeri PA dalam sebuah pernyataan.

Kementerian mengklaim bahwa pemukim kembali menyerang warga Palestina di berbagai bagian Tepi Barat selama seminggu terakhir “dengan partisipasi dan dukungan dari tentara pendudukan.”

“Pemerintah Israel bertanggung jawab penuh dan langsung atas perang kolonial ekspansionis ini yang merupakan esensi sejati dari kebijakan resmi Israel terhadap rakyat Palestina dan hak-hak mereka," lanjut pernyataan tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Iran Siap Selesaikan...
Iran Siap Selesaikan Upaya Menuju Pengakhiran Konflik di Timur Tengah
Iran Tak akan Izinkan...
Iran Tak akan Izinkan Siapa Pun Ekspor Minyak dari Timur Tengah jika Teheran Tidak Bisa
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved