Rusia Siap Lanjutkan Pembicaraan Nuklir dengan Korea Utara

Minggu, 26 Desember 2021 - 15:00 WIB
loading...
A A A
“Rusia dan China telah bekerja sama untuk merumuskan rencana Semenanjung Korea, termasuk saran untuk meningkatkan hubungan Korea Utara dengan Korea Selatan, AS, dan Jepang” ujar Kulik. “Moskow dan Seoul memiliki pendekatan fundamental yang sama atau serupa untuk menyelesaikan masalah Semenanjung Korea,” lanjutnya.

Baca: Korut Cari Cara Tembus Sistem Pertahanan AS Lewat Uji Coba Rudal Balistik

“Rusia bertekad untuk berinteraksi secara dekat dengan semua pihak yang berkepentingan untuk mengakhiri jeda yang berkepanjangan dalam proses politik di Semenanjung Korea dan mencegah situasi keamanan berkembang secara negatif,” kata duta besar itu.

Awal bulan ini, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengumumkan bahwa negaranya, bersama dengan tetangga utaranya, China, dan AS, pada prinsipnya telah setuju untuk menyatakan berakhirnya secara resmi Perang Korea. Konflik berlangsung dari tahun 1950-1953, tetapi berakhir dengan gencatan senjata dan secara teknis telah berlangsung sejak saat itu.

Pemimpin Korea Selatan melaporkan bahwa semua pihak siap untuk secara resmi mengakhiri perang, tetapi diskusi tidak dapat dilanjutkan karena Pyongyang menuduh AS mengadopsi "kebijakan bermusuhan" terhadapnya, termasuk dengan sanksi ekonomi. Washington mengatakan bahwa sanksi tidak dapat berakhir sampai Korea Utara meninggalkan program nuklirnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved