Sengaja Tertular Covid Bisa Dijebloskan ke Penjara 5 Tahun di Swiss

Minggu, 26 Desember 2021 - 06:32 WIB
loading...
Sengaja Tertular Covid...
Demonstran membawa tulisan yang artinya Budak modern memakai masker! di Zuq, Swiss, 6 Februari 2021. Foto/REUTERS
A A A
BERN - Pemerintah Swiss memperingatkan bahwa dengan sengaja menyebarkan virus Covid-19 dapat mengakibatkan lima tahun penjara.

Peringatan itu muncul setelah berita beberapa penentang vaksin telah mengorganisir pesta Covid-19 untuk mendapatkan sertifikat seperti paspor vaksin untuk yang terinfeksi dan pulih secara alami.

Kabar tersebut diumumkan penyiar publik Radio Television Suisse.

Sementara laporan itu tidak mengutip undang-undang khusus, alasan larangan ketat dikatakan bahwa dengan sengaja terjangkit Covid-19, seseorang meningkatkan risiko penyebaran virus lebih jauh ke orang lain, berpotensi meningkatkan jumlah rawat inap dan kematian.

Baca juga: Putin Tegaskan Rusia Membutuhkan Lebih Banyak Orang

Dokter kanton Neuchatel Claude-François Robert “sangat menyarankan agar tidak menginfeksi diri sendiri” dalam wawancara pada Rabu (22/12/2021).

Baca juga: Dibantu Intel Medan Perang AS, Ukraina Bisa Serang Rusia Lebih Dulu

Dia mengklaim tidak ada yang dapat dikendalikan dengan infeksi alami. “Ada 10 kali lebih banyak risiko miokarditis oleh infeksi alami daripada oleh vaksin. Vaksin adalah produk yang aman,” papar dia meyakinkan para skeptis vaksin.

Swiss menyatakan pekan lalu bahwa hanya orang yang divaksinasi dan mereka yang baru saja pulih dari Covid-19 yang dapat mengunjungi restoran, bar, dan fasilitas dalam ruangan lainnya mulai 20 Desember.

Pemerintah mengklaim pembatasan itu dimaksudkan untuk mengurangi risiko orang yang tidak diimunisasi agar tidak terinfeksi karena mereka juga lebih mungkin menularkan virus dan menjadi sakit parah.

Namun, langkah tersebut tampaknya telah menjadi bumerang, menyebabkan peningkatan jumlah orang yang terinfeksi sehingga mereka yang tidak divaksinasi dapat berpartisipasi dalam kehidupan normal.

Menurut The Local, skeptis vaksin yang membutuhkan sertifikat infeksi baru-baru ini telah mengorganisir di platform media sosial untuk mencari orang yang terkontaminasi yang dapat menularkan virus kepada mereka.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Penerbangan Trump ke...
Penerbangan Trump ke Davos Berbalik Arah ke Washington karena Masalah Listrik, Lampu Sempat Padam
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved