Seteru dengan AS Kian Panas, Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik Zircon

Sabtu, 25 Desember 2021 - 04:13 WIB
loading...
Seteru dengan AS Kian...
Kapal perang Rusia uji tembak rudal jelajah hipersonik Zircon dari kapal perang di tengah ketegangan dengan AS yang kian memanas. Foto/Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia/Sputniknews
A A A
MOSKOW - Di tengah perseteruan dengan Amerika Serikat (AS) dan NATO yang semakin memanas, Rusia menguji tembak rudal jelajah hipersonik Zircon , pada Kamis malam. Uji tembak misil yang sukses ini dipuji Presiden Vladimir Putin sebagai "peristiwa besar" bagi negara.

Uji tembak misil jelajah hipersonik Zircon ini adalah yang kesekian kalinya ketika negara-negara kuat lainnya sedang berlomba untuk mengembangkan persenjataan serupa.

Baca juga: Senator AS: China Bantu Arab Saudi Produksi Rudal Sangat Mengkhawatirkan

Berbicara pada pertemuan pemerintah pada hari Jumat (24/12/2021), Putin mengatakan bahwa peluncuran salvo rudal telah dilakukan semalam (hari Kamis).

"Tes dilakukan dengan sukses, rapi," puji Putin dalam sambutan yang disiarkan televisi.

"Ini adalah peristiwa besar dalam kehidupan negara dan langkah besar dalam memperkuat keamanan Rusia dan meningkatkan kemampuan pertahanannya," lanjut dia, seperti dikutip The Moscow Times, Sabtu (25/12/2021).

Pihak Kementerian Pertahanan Rusia tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut ketika dihubungi oleh AFP.

Rusia, Amerika Serikat, Prancis, dan China semuanya telah bereksperimen dengan apa yang disebut kendaraan luncur hipersonik–yang didefinisikan sebagai persenjataan yang mencapai kecepatan setidaknya Mach 5.

Putin mengungkapkan pengembangan senjata baru dalam pidato kenegaraan pada Februari 2019, dengan mengatakan bahwa senjata itu dapat mencapai target di laut dan di darat dalam jangkauan 1.000 kilometer (600 mil) dengan kecepatan Mach 9.

Ketegangan AS dan Rusia semakin memanas setelah Washington menolak sebagian tuntutan Moskow yang diajukan dalam proposal perjanjian keamanan antara Moskow dan NATO.

Putin telah menegaskan bahwa seluruh pasukan NATO harus hengkang dari negara-negara terdekat Rusia. Selain itu, dia juga menuntut NATO menolak pengajuan kenggotaan Ukraina.

Moskow telah mengancam akan mengerahkan persenjataan berkemampuan nuklir ke Eropa sebagai respons atas penumpukan pasukan NATO yang mengancam Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved