Seteru dengan AS Kian Panas, Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik Zircon
Sabtu, 25 Desember 2021 - 04:13 WIB
loading...
A
A
A
Rusia, Amerika Serikat, Prancis, dan China semuanya telah bereksperimen dengan apa yang disebut kendaraan luncur hipersonik–yang didefinisikan sebagai persenjataan yang mencapai kecepatan setidaknya Mach 5.
Putin mengungkapkan pengembangan senjata baru dalam pidato kenegaraan pada Februari 2019, dengan mengatakan bahwa senjata itu dapat mencapai target di laut dan di darat dalam jangkauan 1.000 kilometer (600 mil) dengan kecepatan Mach 9.
Ketegangan AS dan Rusia semakin memanas setelah Washington menolak sebagian tuntutan Moskow yang diajukan dalam proposal perjanjian keamanan antara Moskow dan NATO.
Putin telah menegaskan bahwa seluruh pasukan NATO harus hengkang dari negara-negara terdekat Rusia. Selain itu, dia juga menuntut NATO menolak pengajuan kenggotaan Ukraina.
Moskow telah mengancam akan mengerahkan persenjataan berkemampuan nuklir ke Eropa sebagai respons atas penumpukan pasukan NATO yang mengancam Rusia.
Putin mengungkapkan pengembangan senjata baru dalam pidato kenegaraan pada Februari 2019, dengan mengatakan bahwa senjata itu dapat mencapai target di laut dan di darat dalam jangkauan 1.000 kilometer (600 mil) dengan kecepatan Mach 9.
Ketegangan AS dan Rusia semakin memanas setelah Washington menolak sebagian tuntutan Moskow yang diajukan dalam proposal perjanjian keamanan antara Moskow dan NATO.
Putin telah menegaskan bahwa seluruh pasukan NATO harus hengkang dari negara-negara terdekat Rusia. Selain itu, dia juga menuntut NATO menolak pengajuan kenggotaan Ukraina.
Moskow telah mengancam akan mengerahkan persenjataan berkemampuan nuklir ke Eropa sebagai respons atas penumpukan pasukan NATO yang mengancam Rusia.
(min)
Lihat Juga :