Gedung Putih Tolak Mentah-mentah Tuntutan Rusia Terkait NATO
Jum'at, 24 Desember 2021 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga setuju bahwa percakapan diplomatik adalah jalan yang benar ke depan," katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah AS sedang bekerja menuju pembicaraan diplomatik.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin meminta NATO untuk memulai pembicaraan substantif tentang jaminan keamanan jangka panjang yang dapat diandalkan ke Rusia. Dia menekankan bahwa Rusia membutuhkan jaminan yang mengikat secara hukum karena Barat telah gagal memenuhi komitmen verbalnya.
Pada 17 Desember, kementerian luar negeri Rusia merilis dua rancangan perjanjian Rusia terkait jaminan keamanan dari Amerika Serikat dan NATO. Mereka diserahkan ke pihak AS pada 15 Desember, selama pertemuan di Kementerian Luar Negeri Rusia.
Baca juga: Ini 9 Tuntutan Rusia pada NATO, Termasuk Larang AS Gunakan Bom Nuklir
Pada 17 Desember, Kementerian Luar Negeri Rusia merilis rancangan perjanjian tentang jaminan keamanan yang mengikat secara hukum di pihak Amerika Serikat dan NATO. Dilaporkan bahwa ajudan Kremlin Yury Ushakov memberi tahu Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan tentang kesiapan Moskow untuk segera meluncurkan pembicaraan mengenai rancangan perjanjian tentang jaminan keamanan. Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov akan mewakili Rusia dalam negosiasi tersebut.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin meminta NATO untuk memulai pembicaraan substantif tentang jaminan keamanan jangka panjang yang dapat diandalkan ke Rusia. Dia menekankan bahwa Rusia membutuhkan jaminan yang mengikat secara hukum karena Barat telah gagal memenuhi komitmen verbalnya.
Pada 17 Desember, kementerian luar negeri Rusia merilis dua rancangan perjanjian Rusia terkait jaminan keamanan dari Amerika Serikat dan NATO. Mereka diserahkan ke pihak AS pada 15 Desember, selama pertemuan di Kementerian Luar Negeri Rusia.
Baca juga: Ini 9 Tuntutan Rusia pada NATO, Termasuk Larang AS Gunakan Bom Nuklir
Pada 17 Desember, Kementerian Luar Negeri Rusia merilis rancangan perjanjian tentang jaminan keamanan yang mengikat secara hukum di pihak Amerika Serikat dan NATO. Dilaporkan bahwa ajudan Kremlin Yury Ushakov memberi tahu Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan tentang kesiapan Moskow untuk segera meluncurkan pembicaraan mengenai rancangan perjanjian tentang jaminan keamanan. Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov akan mewakili Rusia dalam negosiasi tersebut.
(ian)
Lihat Juga :