China Kirim Dua Satelit Shiyan Baru ke Luar Angkasa
Jum'at, 24 Desember 2021 - 01:12 WIB
loading...
A
A
A
Dengan empat booster tambahan berdiameter 2,25m, roket berbahan bakar cair dapat mengirim muatan 7 ton ke orbit transfer geosynchronous, sekitar 36.000 km di atas khatulistiwa Bumi. Misi tersebut menandai penerbangan ke-402 dari roket pembawa Long March.
Baca: Terungkap, Citra Satelit Tunjukkan Arab Saudi Buat Rudal Balistik Dibantu China
Dengan panjang 60,7 meter, mennjadikan Long March 7A roket terpanjang China hingga saat ini. Roket tersebut memiliki diameter 3,35 meter dan memiliki empat pendorong samping. Ia mampu mengirimkan hingga 7 metrik ton muatan ke GTO.
Peluncuran pertama Long March 7A gagal pada Maret 2020, dengan peluncuran kedua berhasil pada Maret tahun ini. Kegagalan terjadi setelah hilangnya tekanan setelah pemisahan tahap pertama, yang menyebabkan kerusakan mesin.
Standar Long March 7 digunakan untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa kargo ke stasiun luar angkasa China. 7A mencakup tahap hidroloks tambahan yang dimodifikasi dari seri Long March 3B yang lebih lama, roket pekerja keras China saat ini untuk misi ke GTO.
Baca: Terungkap, Citra Satelit Tunjukkan Arab Saudi Buat Rudal Balistik Dibantu China
Dengan panjang 60,7 meter, mennjadikan Long March 7A roket terpanjang China hingga saat ini. Roket tersebut memiliki diameter 3,35 meter dan memiliki empat pendorong samping. Ia mampu mengirimkan hingga 7 metrik ton muatan ke GTO.
Peluncuran pertama Long March 7A gagal pada Maret 2020, dengan peluncuran kedua berhasil pada Maret tahun ini. Kegagalan terjadi setelah hilangnya tekanan setelah pemisahan tahap pertama, yang menyebabkan kerusakan mesin.
Standar Long March 7 digunakan untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa kargo ke stasiun luar angkasa China. 7A mencakup tahap hidroloks tambahan yang dimodifikasi dari seri Long March 3B yang lebih lama, roket pekerja keras China saat ini untuk misi ke GTO.
(esn)
Lihat Juga :