AS Sangkal Diplomatnya Ditahan Turki karena Jual Paspor Palsu

Kamis, 23 Desember 2021 - 19:07 WIB
loading...
AS Sangkal Diplomatnya...
AS membantah jika warganya yang ditangkap polisi Turki dalam kasus penjualan paspor palsu seorang diplomat. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Para pejabat Amerika Serikat (AS) membantah jika seorang warga negara Amerika yang ditangkap di Turki karena diduga memberikan paspor palsu kepada seorang pria Suriah adalah seorang diplomat.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya mengetahui seorang warga negara AS telah ditahan di Turki tetapi membantah orang tersebut adalah seorang diplomat pemerintah.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan individu yang ditahan itu diberikan “layanan konsuler yang sesuai,” seperti dilansir dari AP, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Melunak, AS Izinkan Transaksi Bisnis dengan Taliban

Sebelumnya, pejabat Turki mengatakan bahwa mereka menahan seorang diplomat AS di Bandara Istanbul pada 11 November. Pihak berwenang di Turki secara terbuka mengidentifikasi pria itu hanya dengan inisialnya D.J.K., dan mengatakan dia bekerja untuk Konsulat AS di Lebanon.

Dia kemudian secara resmi ditangkap karena dicurigai menjual paspor palsu seharga USD10.000 atau sekitar Rp141 juta.

Menurut pernyataan polisi Turki, pria Suriah itu ditahan untuk diinterogasi setelah dia mencoba melakukan perjalanan ke Jerman dengan paspor palsu, atas nama D.J.K.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved