TV Rusia Umbar Retorika Perang Nuklir: AS Bisa Menjadi Abu Radioaktif!

Kamis, 23 Desember 2021 - 13:31 WIB
loading...
TV Rusia Umbar Retorika...
Presiden Rusia Vladimir Putin. TV Kremlin mengumbar retorika perang nuklir dengan memperingatkan bahwa senjata Moskow bisa mengubah AS menjadi abu radioaktif. Foto/REUTERS/M. Shemetov
A A A
MOSKOW - Stasiun televisi (TV) pemerintah Rusia memperingatkan bahwa senjata nuklir dengan rudal hipersonik Moskow bisa mengubah Amerika Serikat (AS) menjadi abu radioaktif.

Media propaganda Kremlin tersebut mengumbar retorika perang nuklir di tengah ketegangan antara Moskow dan Washington yang semakin memanas.

Menurut pemerintah itu juga memperingatkan rakyat Rusia untuk bersiap menghadapi perang nuklir.

Baca juga: Berani Lawan Moskow, Rusia Bisa Ubah Jerman Jadi Gurun Nuklir

Retorika tersebut untuk memperkuat rasa urgensi seputar ultimatum Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap NATO.

Olga Skabeeva, pembawa acara TV pemerintah "60 Minutes" mengatakan: "Tingkat kecemasan telah mencapai maksimum. Kami 20 hari lagi dari berakhirnya ultimatum dan taruhannya meningkat, meskipun tampaknya itu tidak bisa lebih tinggi lagi."

Moskow pada pekan lalu telah mengajukan rancangan perjanjian keamanan Rusia-AS. Isinya adalah tuntutan agar NATO menghentikan penempatan militernya di Eropa dan menolak keanggotaan Ukraina serta negara-negara pecahan Soviet lainnya.

Sehari setelah pengajuan rancangan perjanjian itu, Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov mengancam bahwa Moskow akan meningkatkan taruhannya jika Barat tidak memperlakukan tuntutan itu dengan serius.

Pada hari Senin, Ryabkov mengatakan kepada Interfax bahwa Rusia membutuhkan jawaban “segera, karena situasinya sangat sulit.”

Para propagandis pro-Kremlin dan pakar media pemerintah mengisi kekosongan dengan eskalasi seperti apa yang diharapkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved