Pohon Natal Sekarang Dijual Terbuka di Arab Saudi

Kamis, 23 Desember 2021 - 09:23 WIB
loading...
A A A
Membuka kerajaan konservatif adalah kunci untuk menarik orang-orang asing ke Arab Saudi.

Baca juga: Pangeran Arab Saudi Hadiahkan Mobil ke Pria yang Kendaraannya Mogok di Jalan

Di sebuah restoran populer di pusat ibu kota Arab Saudi, lagu Mariah Carey diputar untuk para pengunjung. Pembeli yang gigih dapat menemukan pohon pada tampilan terbuka permanen dan tidak tersembunyi di ruang belakang lagi, bersama dengan ikat kepala rusa, topi Santa, dan pernak-pernik khas Natal.

Lebih banyak toko kue yang menawarkan kue berbentuk batang kayu yule. Sebuah toko furnitur juga memiliki pajangan karangan bunga dan lilin merah yang mencolok.

Beberapa hotel memiliki dekorasi halus di lobi. Salah satunya memiliki kepingan salju yang tergantung di atas rak kaca yang diisi dengan panettone, botol anggur non-alkohol bersoda, dan poinsettia. Yang lain memiliki kotak hadiah yang menjulang dari lantai dalam bentuk pohon.

Reaksi orang-orang Saudi beragam, mencerminkan perpecahan atas perubahan sosial di negara tempat kelahiran Islam.

Nora, seorang wanita Arab Saudi berjalan melewati pohon Natal di jendela toko, mengatakan dia tidak keberatan melihat simbol perayaan Kristen di Riyadh.

“Mereka menghormati kami. Kami menghormati mereka. Itu keyakinan mereka," katanya, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (23/12/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved