3 Anggota Keluarga Kerajaan Arab Saudi Dipancung Karena Membunuh dan Berzina
Rabu, 22 Desember 2021 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Karena keluarga korban menolak, sang pangeran harus menerima hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya.
Hukuman untuk kasus pembunuhan di Arab Saudi adalah dipancung kepalanya. Hal ini sesuai dengan peraturan yang ada Arab Saudi dan tidak pandang bulu baik rakyat biasa atau keluarga kerajaan.
3. Pangeran Faisal bin Mussaid
Raja ketiga Arab Saudi,Pangeran Faisal tewas pada 25 Maret 1975 lantaran dibunuh dengan cara ditembak keponakannya sendiri, Pangeran Faisal bin Mussaid.
![3 Anggota Keluarga Kerajaan Arab Saudi Dipancung Karena Membunuh dan Berzina]()
Pangeran Faisal bin Mussaid lahir di Riyadh, Arab Saudi, pada 4 April 1994 dan merupakan anak dari Pangeran Mussaid bin Abdul Aziz al-Saud.
Dia digambarkan oleh teman-temannya sebagai pemuda yang pendiam, menyenangkan, dan tidak suka belajar.
Motif paling mungkin yang menjadi latar belakang kejadian ini adalah balas dendam yang dilakukan sang pangeran untuk menebus kematian saudara laki-lakinya, Pangeran Khaled, yang tewas terbunuh oleh pasukan kemanan Arab Saudi setelah aksinya memimpin demo menentang stasiun televisi di Riyadh pada 1966.
Pada 18 Juni 1975, Pangeran Faisal dihukum mati atas kesalahannya membunuh Raja Faisal.
Menurut saksi, saat hukuman dijatuhkan, sang pangeran terlihat diam dan tenang ketika dibawa ke tempat eksekusi.
Setelah proses hukuman dijalankan, kepalanya diperlihatkan selama beberapa waktu di tiang kayu sebelum dipindahkan dengan ambulans bersama dengan tubuhnya untuk dimakamkan.
Hukuman untuk kasus pembunuhan di Arab Saudi adalah dipancung kepalanya. Hal ini sesuai dengan peraturan yang ada Arab Saudi dan tidak pandang bulu baik rakyat biasa atau keluarga kerajaan.
3. Pangeran Faisal bin Mussaid
Raja ketiga Arab Saudi,Pangeran Faisal tewas pada 25 Maret 1975 lantaran dibunuh dengan cara ditembak keponakannya sendiri, Pangeran Faisal bin Mussaid.

Pangeran Faisal bin Mussaid lahir di Riyadh, Arab Saudi, pada 4 April 1994 dan merupakan anak dari Pangeran Mussaid bin Abdul Aziz al-Saud.
Dia digambarkan oleh teman-temannya sebagai pemuda yang pendiam, menyenangkan, dan tidak suka belajar.
Motif paling mungkin yang menjadi latar belakang kejadian ini adalah balas dendam yang dilakukan sang pangeran untuk menebus kematian saudara laki-lakinya, Pangeran Khaled, yang tewas terbunuh oleh pasukan kemanan Arab Saudi setelah aksinya memimpin demo menentang stasiun televisi di Riyadh pada 1966.
Pada 18 Juni 1975, Pangeran Faisal dihukum mati atas kesalahannya membunuh Raja Faisal.
Menurut saksi, saat hukuman dijatuhkan, sang pangeran terlihat diam dan tenang ketika dibawa ke tempat eksekusi.
Setelah proses hukuman dijalankan, kepalanya diperlihatkan selama beberapa waktu di tiang kayu sebelum dipindahkan dengan ambulans bersama dengan tubuhnya untuk dimakamkan.
(sya)
Lihat Juga :