Cerai dengan Putri Haya, Penguasa Dubai Diperintahkan Bayar Rp10,5 Triliun

Rabu, 22 Desember 2021 - 00:00 WIB
loading...
A A A
Pertama, Sheikh Mohammed mengatur penculikan dua anaknya yang lain, Putri Latifa dan Putri Shamsa—dalam kasus terakhir dari jalan-jalan Cambridge—dan menjadikan Putri Haya kampanye "intimidasi".

Kedua, menggunakan spyware Pegasus NSO Group, dia meretas telepon Putri Haya dan lima rekannya, termasuk dua pengacaranya, sementara pasangan itu sedang dalam proses perceraian di pengadilan.

Ketiga, agen-agen Sheikh Mohammed berusaha membeli tanah senilai £30 juta di sebelah rumah Putri Haya di Berkshire dalam "ancaman yang sangat signifikan terhadap keamanannya".

Baca juga: Putri Haya Bayar Bodyguard-nya untuk Tutupi Perselingkuhan Mereka

Mengacu pada putusan sebelumnya, Hakim Moor, yang memerintahkan agar Sheikh Mohammed membayar lebih dari £250 juta di muka kepada Putri Haya dan memberikan jaminan bank sebesar £290 juta untuk pembayaran tahunan, mengatakan: “Saya sepenuhnya puas bahwa ini berarti bahwa, meskipun HRH (Yang Mulia) Putri Haya dan anak-anak akan membutuhkan penyediaan keamanan dalam hal apapun, mengingat status mereka dan ancaman umum terorisme dan penculikan yang dihadapi dalam keadaan seperti itu, mereka sangat rentan dan membutuhkan keamanan yang ketat untuk memastikan keselamatan dan keamanan mereka yang berkelanjutan di negara ini."

“Yang paling penting dalam hal ini, dan benar-benar unik, ancaman utama yang mereka hadapi adalah dari HH (Yang Mulia Sheikh) sendiri bukan dari sumber luar. Ini diperparah dengan bobot penuh dari status yang dia miliki untuknya seperti yang terlihat dari kemampuannya untuk menggunakan perangkat lunak Pegasus, yang hanya tersedia untuk pemerintah," papar hakim, seperti dikutip The Guardian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved