Bantai 250 Anjing sebagai Balas Dendam, 2 Monyet Ditangkap Aparat India

Selasa, 21 Desember 2021 - 22:34 WIB
loading...
Bantai 250 Anjing sebagai...
Aparat Departemen Kehutanan di India menangkap dua monyet yang terlibat dalam pembantaian 250 anjing. Foto/Hindustan Times
A A A
NEW DELHI - Dua monyet yang dilaporkan terlibat dalam pembantaian sekitar 250 anjing sebagai balas dendam telah ditangkap oleh aparat Departemen Kehutanan di India .

Media lokal melaporkan "perang hewan" itu dipicu oleh pembunuhan seekor bayi monyet oleh kawanan anjing di Beed Maharashtra.

Baca juga: Balas Dendam, Sekelompok Monyet Bantai 250 Anjing di India

"Dua monyet yang terlibat dalam pembunuhan anjing telah ditangkap oleh tim Departemen Kehutanan Nagpur di Beed [Maharashtra]," kata petugas Departemen Kehutanan, Sachin Kand seperti dikutip dari Asian News International (ANI), Selasa (21/12/2021).

“Kedua monyet itu sedang dipindahkan ke Nagpur untuk dilepaskan di hutan terdekat,” kata Kand.

Penduduk desa mengatakan monyet-monyet telah membesarkan bayi-bayi mereka di desa Lavool. Hewan-hewan itu marah ketika salah satu bayi mereka dibunuh.

“Dalam dua-tiga bulan terakhir, ada insiden di mana monyet-monyet yang berkeliaran di daerah itu menangkap anak anjing dan membawanya ke tempat yang cukup tinggi untuk membuangnya dari sana. Setidaknya 250 anjing telah dibunuh sejauh ini,” kata penduduk desa setempat kepada ANI.

Penduduk desa kemudian menghubungi Departemen Kehutanan Dharur setelah monyet-monyet itu
juga mulai menyerang anak-anak sekolah.

Insiden itu telah menjadi meme di media sosial bahkan ketika tanda pagar (tagar) #MonkeyvsDog mulai
menjadi trending topic di Twitter.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
China Bersumpah Balas...
China Bersumpah Balas Dendam pada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved