AS Rilis Ribuan Dokumen Rahasia Pembunuhan John F. Kennedy

Kamis, 16 Desember 2021 - 04:37 WIB
loading...
AS Rilis Ribuan Dokumen...
AS merilis ribuan dokumen pembunuhan John F. Kennedy. Foto/La Times
A A A
WASHINGTON - Arsip Nasional Amerika Serikat (AS) merilis ratusan dokumen rahasia terkait pembunuhan Presiden John F. Kennedy (JFK) pada Rabu waktu setempat. Dokumen-dokumen ini dirilis hampir 60 tahun setelah dia ditembak mati di Dallas, Texas.

Sebanyak 1.491 dokumen yang dirilis termasuk ribuan halaman memo investigasi yang belum pernah dilihat sebelumnya, catatan dan kabel yang disiapkan oleh CIA, FBI, Departemen Luar Negeri serta Departemen Pertahanan.

Tidak ada indikasi jika ribuan dokumen yang dirilis berisi bukti baru yang secara radikal dapat membentuk pemahaman publik tentang peristiwa seputar pembunuhan itu.

Dilansir dari CBS News, Kamis (16/12/2021), dokumen tersebut teramasuk kabel dan memo CIA yang membahas kunjungan pembunuh Kennedy, Lee Harvey Oswald, yang sebelumnya diungkapkan tetapi tidak pernah sepenuhnya menjelaskan kunjungan ke kedutaan Uni Soviet dan Kuba di Mexico City serta diskusi, pada hari-hari setelah pembunuhan, tentang potensi keterlibatan Kuba dalam pembunuhan presiden AS itu.

Satu kabel CIA menggambarkan bagaimana Oswald menelepon kedutaan Uni Soviet saat berada di Mexico City untuk meminta visa mengunjungi negara itu. Dia juga mengunjungi kedutaan Kuba, tampaknya tertarik dengan visa perjalanan yang akan mengizinkannya mengunjungi Kuba dan menunggu di sana untuk mendapatkan visa Uni Soviet.

Baca juga: Oliver Stone: Pembunuhan JFK Operasi Hitam Terorganisir

Pada tanggal 3 Oktober 1963, lebih dari satu bulan sebelum pembunuhan, dia mengemudi kembali ke Amerika Serikat melalui penyeberangan di perbatasan Texas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved