Oliver Stone: Pembunuhan JFK Operasi Hitam Terorganisir

Kamis, 15 Juli 2021 - 03:35 WIB
loading...
Oliver Stone: Pembunuhan...
Sutradara AS Oliver Stone menyebut pembunuhan JFK operasi hitam terorganisir. Foto/MoMA
A A A
WASHINGTON - Sutradara terkenal Amerika Serikat (AS) Oliver Stone telah merilis film dokumenter terbaru tentang pembunuhan presiden John F. Kennedy (JFK) , meninjau kembali topik yang membuatnya menjadi maverick di Hollywood. Terlepas dari apa yang disebutkan oleh narasi mainstream, Stone mengatakan bahwa bukti menunjukkan konspirasi yang jelas dalam pembunuhan JFK.

Sekitar tiga dekade setelah merilis filmnya yang inovatif dan kontroversial 'JFK,' Stone sekali lagi kembali ke peristiwa yang mengarah ke dan setelah pembunuhan mengerikan dari presiden Amerika ke-35 itu pada November 1963. Bagi pembuat film dan sutradara legendaris tersebut, pembunuhan itu sama relevannya hari ini dengan tiga puluh tahun yang lalu.

Dalam sebuah wawancara dengan RT's Going Underground, Stone menyebut bahwa Kennedy mungkin telah dibunuh karena mengejar kebijakan anti-kolonial dan berusaha mengakhiri Perang Dingin - menentang keinginan sektor militer dan intelijen Amerika yang berkembang pesat dan semakin kuat.

Baca juga: Trump Rilis Ribuan Dokumen Pembunuhan Kennedy

Menurutnya, pembunuhan JFK berfungsi sebagai peringatan bagi orang lain - terutama untuk semua presiden yang menggantikan Kennedy - untuk tidak melewati batas tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Trump: AS Tak Akan Gulingkan...
Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Rekomendasi
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved