Di Negara Paling Bahagia, Jumlah Remaja Depresi Malah Meningkat
Selasa, 14 Desember 2021 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
“Perguruan tinggi perlu menonjolkan dan memperkuat semangat komunitas, dukungan sebaya dan bimbingan belajar dasar,” papar Parikka.
Namun, ada juga titik terang. Misalnya, survei menemukan kecemasan dan depresi kurang umum di antara pelajar yang berolahraga secara teratur.
“Tidur malam yang baik dan pola makan yang sehat membantu kesejahteraan dan pemulihan siswa, selain untuk menjaga lingkaran social,” pungkas Parikka.
Menurut Dewan Eropa, sekitar seperempat warga Finlandia menderita gejala psikologis dengan efek buruk pada suatu waktu dalam hidup mereka.
Diperkirakan 7% dari semua orang dewasa Finlandia menderita depresi, kecemasan, dan gangguan terkait alkohol.
Namun demikian, ini tidak mencegah negara Nordik, yang dikenal dengan cuaca beku yang keras dan musim dingin yang panjang dan gelap, untuk menduduki peringkat teratas negara-negara paling bahagia di dunia selama empat tahun berturut-turut.
Namun, ada juga titik terang. Misalnya, survei menemukan kecemasan dan depresi kurang umum di antara pelajar yang berolahraga secara teratur.
“Tidur malam yang baik dan pola makan yang sehat membantu kesejahteraan dan pemulihan siswa, selain untuk menjaga lingkaran social,” pungkas Parikka.
Menurut Dewan Eropa, sekitar seperempat warga Finlandia menderita gejala psikologis dengan efek buruk pada suatu waktu dalam hidup mereka.
Diperkirakan 7% dari semua orang dewasa Finlandia menderita depresi, kecemasan, dan gangguan terkait alkohol.
Namun demikian, ini tidak mencegah negara Nordik, yang dikenal dengan cuaca beku yang keras dan musim dingin yang panjang dan gelap, untuk menduduki peringkat teratas negara-negara paling bahagia di dunia selama empat tahun berturut-turut.
(sya)
Lihat Juga :