AS Tuding China Hancurkan Sampel Awal Virus Corona
Kamis, 23 April 2020 - 04:36 WIB
loading...
AS menuding China telah menghancurkan sampel awal virus Corona COVID-19. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menuduh China telah menghancurkan sampel virus Corona baru yang terkumpul saat mulai menyebar. Ia pun meminta China untuk berbagi lebih banyak data untuk membantu otoritas kesehatan di negara lain lebih memahami patogen yang menebabkan COVID-19.
"Kami sangat percaya bahwa Partai Komunis China (PKC) tidak melaporkan wabah virus Corona baru secara tepat waktu kepada Organisasi Kesehatan Dunia," kata Pompeo dalam sebuah jumpa pers di Washington.
“Bahkan setelah PKC tidak memberi tahu WHO tentang penyebaran virus Corona, China tidak membagikan semua informasi yang dimilikinya," imbuhnya.
"Sebaliknya negara itu menutupi betapa berbahayanya penyakit ini. Negara itu tidak melaporkan penularan manusia-ke-manusia yang berkelanjutan selama sebulan sampai terjadi di setiap provinsi di dalam China,” cetus Pompeo.
“(Negara) ini menyensor mereka yang mencoba memperingatkan dunia untuk menghentikan pengujian sampel baru, dan menghancurkan sampel yang ada," sambungnya.
"Kami sangat percaya bahwa Partai Komunis China (PKC) tidak melaporkan wabah virus Corona baru secara tepat waktu kepada Organisasi Kesehatan Dunia," kata Pompeo dalam sebuah jumpa pers di Washington.
“Bahkan setelah PKC tidak memberi tahu WHO tentang penyebaran virus Corona, China tidak membagikan semua informasi yang dimilikinya," imbuhnya.
"Sebaliknya negara itu menutupi betapa berbahayanya penyakit ini. Negara itu tidak melaporkan penularan manusia-ke-manusia yang berkelanjutan selama sebulan sampai terjadi di setiap provinsi di dalam China,” cetus Pompeo.
“(Negara) ini menyensor mereka yang mencoba memperingatkan dunia untuk menghentikan pengujian sampel baru, dan menghancurkan sampel yang ada," sambungnya.
Lihat Juga :