Terungkap, Israel Konsultasi dengan AS Sebelum Serang Situs Nuklir dan Pabrik Rudal Iran

Minggu, 12 Desember 2021 - 09:22 WIB
loading...
Terungkap, Israel Konsultasi...
Terungkap, Israel konsultasi dengan AS sebelum menyerang situs nuklir dan pabrik rudal Iran. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Israel berkonsultasi dengan pejabat Amerika Serikat (AS) sebelum melakukan serangan udara rahasia terhadap fasilitas nuklir Iran di Karaj dan pabrik rudal di sebelah barat. Demikian laporan New York Times, mengutip orang-orang yang diberi pengarahan tentang tindakan tersebut.

Laporan media yang berbasis di AS itu, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (12/12/2021), didasarkan pada diskusi dengan lebih dari selusin pejabat AS dan Israel yang berbicara dengan syarat anonim. Israel sendiri belum mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut.

Serangan referensi pertama adalah serangan pada bulan Juni di fasilitas nuklir Iran di Karaj. Serangan itu - yang dianggap sebagai "serangan teroris" oleh Teheran - mengakibatkan kehancuran situs yang dipantau oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Fasilitas nuklir itu bertanggung jawab atas pembuatan sentrifugal nuklir, catat para sumber yang diberi pengarahan tentang serangan Juni itu.

Serangan kemudian dilakukan di sebuah pabrik milik Shahid Hemmat Industrial Group milik Aerospace Industries Organization, yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan program rudal balistik berbahan bakar cair Teheran.

Baca juga: Iran Dituduh Bangun Militer di Bagian Barat untuk Serang Israel

Gambar satelit yang dihasilkan oleh ImageSat memperlihatkan kerusakan yang diderita dalam serangan 27 September lalu.

Para pejabat mengungkapkan bahwa pada hari-hari menjelang pembicaraan nuklir AS-Iran secara tidak langsung, dijelaskan bahwa Washington dan Tel Aviv memiliki pendekatan yang berbeda mengenai ambisi nuklir Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved