Junta Myanmar Sebut Laporan Warga Dibakar Hidup-hidup Hoaks
Jum'at, 10 Desember 2021 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Media independen di Myanmar, umumnya dipaksa untuk beroperasi di bawah tanah karena pembatasan dan intimidasi pemerintah, mengeluarkan laporan pembunuhan berdasarkan wawancara dengan saksi dan penduduk daerah tersebut. Laporan mereka mengatakan tindakan itu diyakini sebagai pembalasan atas serangan terhadap pasukan pemerintah oleh anggota unit lokal Angkatan Pertahanan Rakyat, sebuah milisi bersenjata ringan yang menghadapi pasukan keamanan.
Baca juga: Brutal, Tentara Myanmar Bakar Hidup-hidup 11 Warga Sipil
Oposisi terhadap kekuasaan militer telah meluas dan konstan sejak tentara menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi. Terjadi peningkatan kekerasan sejak pasukan keamanan menggunakan kekuatan mematikan untuk menghancurkan demonstrasi damai, tetapi sebagian besar perlawanan tetap tanpa kekerasan.
Kegiatan perlawanan telah terjadi di kota-kota dan pedesaan, tetapi pertempuran paling mematikan di daerah pedesaan di mana tentara telah melepaskan kekuatan yang lebih besar. Dalam beberapa bulan terakhir pertempuran paling tajam terjadi di Sagaing dan daerah lain di barat laut.
Baca juga: Brutal, Tentara Myanmar Bakar Hidup-hidup 11 Warga Sipil
Oposisi terhadap kekuasaan militer telah meluas dan konstan sejak tentara menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi. Terjadi peningkatan kekerasan sejak pasukan keamanan menggunakan kekuatan mematikan untuk menghancurkan demonstrasi damai, tetapi sebagian besar perlawanan tetap tanpa kekerasan.
Kegiatan perlawanan telah terjadi di kota-kota dan pedesaan, tetapi pertempuran paling mematikan di daerah pedesaan di mana tentara telah melepaskan kekuatan yang lebih besar. Dalam beberapa bulan terakhir pertempuran paling tajam terjadi di Sagaing dan daerah lain di barat laut.
(ian)
Lihat Juga :