Jurnalis Filipina Ditembak Mati Saat Nonton TV di Toko

Kamis, 09 Desember 2021 - 15:42 WIB
loading...
Jurnalis Filipina Ditembak...
Jesus Malabanan ditembak mati saat menonton TV di tokonya. Foto/Reportr.world
A A A
MANILA - Seorang jurnalis yang membantu dalam penyelidikan kantor berita Reuters yang memenangkan Hadiah Pulitzer terhadap perang narkoba Presiden Rodrigo Duterte , telah ditembak mati. Ini adalah korban terbaru dalam kekerasan berkelanjutan terhadap orang-orang yang bekerja di media di Filipina .

Jesus Malabanan tewas di tembak saat sedang menonton TV di sebuah toko di kota Filipina tengah. Ia meninggal saat dibawa ke rumah sakit setelah ditembak di kepalanya oleh salah satu dari dua pria pengendara sepeda motor pada Rabu malam di sebuah toko milik keluarganya di kota Calbayog, Samar.

Para tersangka melarikan diri dan polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi mereka dan motof serangan tersebut seperti dilansir dari AP, Kamis (9/12/2021).

Sebagai jurnalis independen, Malabanan menyumbangkan berita ke beberapa kantor media yang berbasis di Filipina serta kantor berita Reuters.

Kelompok pengawas media mengutuk pembunuhan itu, termasuk rekan-rekan Malabanan di Pampanga, sebuah provinsi di utara Manila di mana dia tinggal dan bekerja selama bertahun-tahun sebagai koresponden berita dan sebagai stringer untuk Reuters.

Baca juga: Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres

Dalam sebuah postingan media sosial, jurnalis Manny Mogato, yang juga merupakan bagian dari tim Reuters yang memenangkan Penghargaan Pulitzer 2018 dalam Pelaporan Internasional, menulis bahwa Malabanan banyak membantu Reuters dalam kisah perang narkoba yang memenangkan Pulitzer pada 2018.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
AS Serang Iran Lagi,...
AS Serang Iran Lagi, Bandara Jadi Target
Rekomendasi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved