Dipenjara 23 Tahun Padahal Tak Bersalah, Pria Ini Dapat Kompensasi Rp86 M

Rabu, 08 Desember 2021 - 17:20 WIB
loading...
Dipenjara 23 Tahun Padahal...
Seorang pria Carolina Utara, Amerika Serikat (AS) yang dipenjara selama puluhan tahun mendapatkan kompensasi miliaran rupiah setelah terbukti tidak bersalah atas sebuah kasus pembunuhan. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Seorang pria Carolina Utara, Amerika Serikat (AS) yang dipenjara selama puluhan tahun mendapatkan kompensasi miliaran rupiah setelah terbukti tidak bersalah atas sebuah kasus pembunuhan .

Juri federal AS menemukan fakta bahwa seorang pria kulit hitam berusia 58 tahun telah menghabiskan 23 tahun penjara tidak bersalah karena tuduhan pembunuhan. Juri pun memberinya kompensasi sebesar USD 6 juta atau sekitar Rp86 miliar.

Pada tahun 1995, Darryl Howard dijatuhi hukuman 80 tahun penjara atas pembunuhan terhadap Doris Washington yang berusia 29 tahun dan putrinya yang berusia 13 tahun, Nishonda, pada tahun 1991. Dia dinyatakan bersalah atas pembakaran dan dua tuduhan pembunuhan tingkat dua.

Hukuman Howard hapus pada 31 Agustus 2016, ketika seorang hakim Durham County mengakui adanya pelanggaran di antara pihak berwenang, menurut AP. Dia kemudian diberikan pengampunan tidak bersalah oleh Gubernur Roy pada bulan April, menurut WTVD-TV.

Baca juga: Alice Sebold Minta Maaf pada Pria Terlanjur Dipenjara 16 Tahun Padahal Tak Memerkosanya

Pada tahun 2017, ia mengajukan gugatan hak-hak sipil federal dengan alasan bahwa mantan detektif polisi Durham Darell Dowdy, pemerintah kota, dan lainnya menyebabkan hukuman yang salah.

Dalam gugatan itu, pengacara Howard berpendapat bahwa bukti baru membuktikan bahwa Howard tidak terlibat, menurut dokumen pengadilan.

Bukti baru - termasuk robekan di alat kelamin Washington dan air mani di alat kelamin Nishonda - menunjukkan bahwa Washington dan putrinya mengalami pelecehan seksual, menurut The News & Observer. Mereka ditemukan tertelungkup di tempat tidur di apartemen mereka yang dibakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved