Kim Jong-un Perintahkan Tentara Korut Setia pada Partai Buruh
Rabu, 08 Desember 2021 - 01:07 WIB
loading...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un perintahkan para tentaranya setia pada Partai Buruh yang berkuasa. Foto/KCNA via REUTERS
A
A
A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memerintahkan sistem pendidikan militer harus melipatgandakan upaya untuk menghasilkan tentara yang setia sepenuhnya kepada Partai Buruh yang berkuasa.
Kantor berita pemerintah, KCNA, yang dikutip Reuters, Selasa (7/12/2021), melaporkan bahwa Kim Jong-un membuat perintah itu pada Konferensi Kedelapan Pendidikan Militer Tentara Rakyat Korea yang diadakan di Pyongyang selama akhir pekan.
Baca juga: 7 Fakta Xi Mingze, Putri Cantik Presiden China yang Misterius
“Dia menggarisbawahi perlunya mempersiapkan semua pendidik militer untuk menjadi tentara sejati yang sangat setia pada ide dan kepemimpinan partai dan untuk mengatur dan memberikan pendidikan militer, dipandu secara ketat oleh ide, kebijakan, dan metode partai untuk mengangkat semua taruna menjadi perwira komandan yang tetap setia sepenuhnya kepada Komite Sentral Partai," tulis KCNA.
Konferensi itu, lanjut KCNA, juga meninjau beberapa penyimpangan yang terlihat dalam pendidikan militer karena kurangnya kesadaran ideologis.
Kantor berita pemerintah, KCNA, yang dikutip Reuters, Selasa (7/12/2021), melaporkan bahwa Kim Jong-un membuat perintah itu pada Konferensi Kedelapan Pendidikan Militer Tentara Rakyat Korea yang diadakan di Pyongyang selama akhir pekan.
Baca juga: 7 Fakta Xi Mingze, Putri Cantik Presiden China yang Misterius
“Dia menggarisbawahi perlunya mempersiapkan semua pendidik militer untuk menjadi tentara sejati yang sangat setia pada ide dan kepemimpinan partai dan untuk mengatur dan memberikan pendidikan militer, dipandu secara ketat oleh ide, kebijakan, dan metode partai untuk mengangkat semua taruna menjadi perwira komandan yang tetap setia sepenuhnya kepada Komite Sentral Partai," tulis KCNA.
Konferensi itu, lanjut KCNA, juga meninjau beberapa penyimpangan yang terlihat dalam pendidikan militer karena kurangnya kesadaran ideologis.
Lihat Juga :