Gadis Cantik Ini Dipaksa Gali Kuburnya Sendiri Sebelum Dihabisi
Selasa, 07 Desember 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
"Dia mengirim pesan kepada orang tuanya, sekitar pukul 20:40, mengatakan bahwa dia akan kembali ke Fazenda Rio Grande saat fajar," kata pengacaranya.
"Sejak itu tidak ada kabar lagi. Ponselnya mati dan Amanda tidak pernah mengakses WhatsApp lagi," ungkapnya.
Polisi melaporkan bahwa kerabat Albach menganggap ada keanehan dalam suaranya di rekaman audio itu, dan mereka mengatakan ada angin sebagai latar belakangnya.
Tapi polisi menemukan ketidakkonsistenan dalam pernyataan, yang membuat mereka curiga bahwa orang-orang yang ikut dalam pesta itu terlibat atas hilangnya korban.
Baca juga: Putri Cantik Imigran Malaysia Ditembak Mati di AS
Kepala Polisi Bruno Fernandes, dari Divisi Investigasi Kriminal, menjelaskan bagaimana wanita muda dari Fazenda Rio Grande itu pergi ke Santa Catarina dengan beberapa temannya untuk menghadiri pesta ulang tahun temannya.
"Ikatan inilah yang membawanya ke rumah ini di Santa Catarina. Dia datang untuk merayakan ulang tahun orang ini," ungkapnya.
"Sejak itu tidak ada kabar lagi. Ponselnya mati dan Amanda tidak pernah mengakses WhatsApp lagi," ungkapnya.
Polisi melaporkan bahwa kerabat Albach menganggap ada keanehan dalam suaranya di rekaman audio itu, dan mereka mengatakan ada angin sebagai latar belakangnya.
Tapi polisi menemukan ketidakkonsistenan dalam pernyataan, yang membuat mereka curiga bahwa orang-orang yang ikut dalam pesta itu terlibat atas hilangnya korban.
Baca juga: Putri Cantik Imigran Malaysia Ditembak Mati di AS
Kepala Polisi Bruno Fernandes, dari Divisi Investigasi Kriminal, menjelaskan bagaimana wanita muda dari Fazenda Rio Grande itu pergi ke Santa Catarina dengan beberapa temannya untuk menghadiri pesta ulang tahun temannya.
"Ikatan inilah yang membawanya ke rumah ini di Santa Catarina. Dia datang untuk merayakan ulang tahun orang ini," ungkapnya.
Lihat Juga :