AS Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin, China Ancam Balas Dendam

Selasa, 07 Desember 2021 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Aktivis telah lama menyerukan boikot Olimpiade Beijing sebagai protes atas pelanggaran hak asasi manusia China di Xinjiang dan Tibet, dan tindakan keras politiknya di Hong Kong. Selama sebulan terakhir, pembungkaman Beijing terhadap tuduhan penyerangan seksual bintang tenis China Peng Shuai yang dilakukan seorang mantan pemimpin China telah semakin memperkuat seruan semacam itu.

Boikot diplomatik AS disambut baik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia. Human Rights Watch (HRW) menyebutnya sebagai langkah penting untuk menantang kejahatan pemerintah China terhadap kemanusiaan yang menargetkan Uighur dan komunitas Turki lainnya.

"Tapi ini seharusnya bukan satu-satunya tindakan. AS sekarang harus menggandakan upaya dengan pemerintah yang berpikiran sama untuk menyelidiki dan memetakan jalur menuju akuntabilitas bagi mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini dan keadilan bagi para penyintas," kata Sophie Richardson, direktur China di HRW, dalam sebuah pernyataan.

Potensi efek bola salju jelas ada di benak beberapa diplomat China. Misi China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, misalnya, menyebut langkah AS sebagai cerminan "mentalitas Perang Dingin".

"AS hanya ingin mempolitisasi olahraga, menciptakan perpecahan, dan memprovokasi konfrontasi. Pendekatan ini tidak akan mendapat dukungan dan pasti akan gagal. Itu hanya akan membuat mereka lebih terisolasi dan menentang tren zaman dan sebagian besar negara dan orang-orang di seluruh dunia," kata juru bicara Zhu Zhiqiang dalam sebuah pernyataan.

Tanggapan Washington terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing sangat kontras dengan pendekatannya terhadap Olimpiade Musim Panas Beijing 13 tahun lalu, ketika pemerintah China menghadapi kritik keras dan protes terhadap tindakan kerasnya terhadap Tibet.

Pada 2008, Presiden George W. Bush saat itu menghadiri upacara pembukaan Olimpiade dan menyemangati para atlet Amerika selama Olimpiade. Ayahnya, mantan Presiden George H.W. Bush, juga menghadiri Olimpiade sebagai kapten kehormatan tim AS.

Baca juga: Ketegangan dengan China Meningkat, AS Lipatgandakan Pasukan di Taiwan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved