Rusia Konfirmasi Infeksi Perdana Varian Omicron
Senin, 06 Desember 2021 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Warga negara Rusia yang pulang dari Afsel atau negara tetangga juga diwajibkan untuk dikarantina selama 14 hari setelah kedatangan mulai 2 Desember. Varian Omicron, yang pertama kali diidentifikasi oleh para ilmuwan di Afrika Selatan, di mana penyebarannya sangat cepat, kini telah terdeteksi di lebih dari 38 negara.
Baca: Wabah Covid-19 Menyebar di Kapal Pesiar dengan 3.200 Penumpang
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendaftarkan Omicron sebagai "varian yang menjadi perhatian" dan mengatakan pekan lalu bahwa itu kemungkinan akan menyebar secara internasional. Belum ada kematian terkait dengan varian baru yang dilaporkan dan data awal mengisyaratkan bahwa hal itu dapat menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah.
“Munculnya varian Omicron yang sangat bermutasi menggarisbawahi betapa berbahaya dan gentingnya situasi kita,” kata kepala WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus selama sesi Majelis Kesehatan Dunia pada 29 November.
Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang membantu mengembangkan vaksin Sputnik V Covid-19 Rusia, mengatakan pekan lalu bahwa suntikan mereka efektif terhadap varian Omicron, tetapi mereka juga mengembangkan booster yang disesuaikan. RDIF mengatakan, pihaknya berharap untuk memasok “miliaran dosis” penguat Sputnik Omicron ke pasar internasional pada Februari.
Baca: Wabah Covid-19 Menyebar di Kapal Pesiar dengan 3.200 Penumpang
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendaftarkan Omicron sebagai "varian yang menjadi perhatian" dan mengatakan pekan lalu bahwa itu kemungkinan akan menyebar secara internasional. Belum ada kematian terkait dengan varian baru yang dilaporkan dan data awal mengisyaratkan bahwa hal itu dapat menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah.
“Munculnya varian Omicron yang sangat bermutasi menggarisbawahi betapa berbahaya dan gentingnya situasi kita,” kata kepala WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus selama sesi Majelis Kesehatan Dunia pada 29 November.
Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang membantu mengembangkan vaksin Sputnik V Covid-19 Rusia, mengatakan pekan lalu bahwa suntikan mereka efektif terhadap varian Omicron, tetapi mereka juga mengembangkan booster yang disesuaikan. RDIF mengatakan, pihaknya berharap untuk memasok “miliaran dosis” penguat Sputnik Omicron ke pasar internasional pada Februari.
(esn)
Lihat Juga :