Hun Sen Tunjuk Puteranya Jadi Perdana Menteri Kamboja Berikut
Minggu, 05 Desember 2021 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca: China Hadiahkan Stadion Baru Senilai Rp2,1 Triliun kepada Kamboja
Menulis dari pengasingan di halaman Facebook-nya pada hari Jumat, pemimpin oposisi Kamboja Sam Rainsy mengatakan, keinginan Hun Sen untuk melihat putranya menggantikannya sebagai Perdana Menteri didorong oleh ketakutannya menghadapi hukuman atas kejahatan yang dilakukan selama pemerintahannya yang panjang.
“Rencananya akan gagal, karena Kamboja adalah negara, bukan milik pribadi,” kata Sam Rainsy. “Tidak ada seorang pun di Kamboja yang ingin melihat ini terjadi,” lanjutna.
Berbicara kepada RFA, seorang penduduk desa dari provinsi Tboung Khmum di Kamboja timur mengatakan, Hun Manet tidak akan dapat memenangkan pemilihan yang bebas dan adil. “Dia memiliki gaya diktator, sama seperti ayahnya,” kata penduduk desa yang tidak disebutkan namanya.
“Gagasannya tidak berbeda dari ayahnya,” kata seorang penduduk desa di Svay Rieng, Kamboja tenggara, yang mengatakan bahwa Hun Manet tidak berkontribusi pada reformasi atau kemajuan politik di negara itu.
Baca: Mantan PM Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh Meninggal Dunia
Menulis dari pengasingan di halaman Facebook-nya pada hari Jumat, pemimpin oposisi Kamboja Sam Rainsy mengatakan, keinginan Hun Sen untuk melihat putranya menggantikannya sebagai Perdana Menteri didorong oleh ketakutannya menghadapi hukuman atas kejahatan yang dilakukan selama pemerintahannya yang panjang.
“Rencananya akan gagal, karena Kamboja adalah negara, bukan milik pribadi,” kata Sam Rainsy. “Tidak ada seorang pun di Kamboja yang ingin melihat ini terjadi,” lanjutna.
Berbicara kepada RFA, seorang penduduk desa dari provinsi Tboung Khmum di Kamboja timur mengatakan, Hun Manet tidak akan dapat memenangkan pemilihan yang bebas dan adil. “Dia memiliki gaya diktator, sama seperti ayahnya,” kata penduduk desa yang tidak disebutkan namanya.
“Gagasannya tidak berbeda dari ayahnya,” kata seorang penduduk desa di Svay Rieng, Kamboja tenggara, yang mengatakan bahwa Hun Manet tidak berkontribusi pada reformasi atau kemajuan politik di negara itu.
Baca: Mantan PM Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh Meninggal Dunia
Lihat Juga :