Gawat, Ratusan Bahan Peledak dan Granat Raib dari Gudang Militer AS

Jum'at, 03 Desember 2021 - 06:07 WIB
loading...
A A A
Dalam konteks luas Angkatan Darat, kata Kelley, jumlah bahan peledak yang hilang dapat diabaikan. Selama dekade terakhir, Angkatan Darat telah mempertahankan akuntabilitas yang tepat dari 99,999984% amunisi, katanya.

Sedangkan Korps Marinir AS merilis data yang terlalu tidak jelas untuk menghitung penghitungan tyang tepat. Analisis kasar AP menunjukkan bahwa ribuan granat penusuk lapis baja dan ratusan pon bahan peledak plastik dilaporkan hilang atau dicuri.

Baca juga: Bom Nuklir dan Rudal Baru Korut Paksa AS Pikir Ulang Rencana Perang

“Beberapa di antaranya kemudian ditemukan dan seringkali laporan ini dikaitkan dengan kesalahan manusia, seperti salah hitung atau dokumentasi yang tidak tepat,” kata Kapten Andrew Wood dalam sebuah pernyataan tertulis.

Dia menulis Marinir memiliki kebijakan dan prosedur yang tepat untuk memperhitungkan bahan peledak, meskipun Korps itu sedang mencari perbaikan.

Angkatan Udara memberikan bagan yang melaporkan sekitar 23 kilogram C4, lebih dari 244 meter kabel peledak dan beberapa lusin granat penusuk lapis baja 40 mm telah lenyap tanpa ditemukan. Juru bicara Sarah Fiocco mengatakan tingkat kerugian dalam persediaan bahan peledak senilai USD25 miliar adalah sebagian kecil dari persentase.

“Angkatan Udara melakukannya dengan sangat baik mengenai akuntabilitas bahan peledak,” tulis Fiocco dalam menanggapi pertanyaan.

Angkatan Laut mengatakan bahwa hanya 20 granat tangan yang telah dicuri dan hanya dua yang ditemukan. Ketika AP menghasilkan catatan investigasi militer yang menunjukkan 24 granat tambahan telah dilaporkan hilang dari gudang senjata pada tahun 2012, juru bicara Angkatan Laut Lt. Lewis Aldridge mengatakan kasus itu di luar persyaratan penyimpanan catatan lokal selama 2 tahun.

Baca juga: Tentara AS yang Tolak Vaksinasi Covid-19 Dilarang Ikut Latihan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved