3 Tewas dalam Penembakan di Sekolah AS, Tersangka Berusia 15 Tahun Ditahan

Rabu, 01 Desember 2021 - 04:11 WIB
loading...
3 Tewas dalam Penembakan...
Polisi menangkan seorang siswa berusia 15 tahun dalam penembakan di sebuah sekolah di AS yang menewaskan 3 orang dan melukai 6 lainnya. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Seorang siswa berusia 15 tahun ditahan setelah pihak berwenang mengatakan ia menembak mati 3 siswa dan melukai 6 lainnya, termasuk seorang guru. Aksi penembakan itu terjadi di sebuah sekolah menengah di utara Detroit.

Kantor Sheriff Oakland mengatakan mereka menerima laporan tentang penembak aktif sekitar pukul 12:51 waktu setempat di Oxford High School di Oxford Township, pinggiran kota sekitar 40 mil sebelah utara Detroit.

"Bocah laki-laki itu, seorang siswa kelas dua, ditahan hanya dalam beberapa menit setelah penembakan itu terjadi," kata Wakil Kepala Daerah Oakland, Mike McCabe.

McCabe mengatakan seorang wakil yang ditugaskan ke sekolah sebagai penghubung sekolah membantu menahan tersangka. Tersangka melepaskan 15 hingga 20 tembakan selama insiden itu.

Baca juga: Aksi Penembakan di Sekolah AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Terluka

"Dia tidak memberi kami perlawanan saat dia ditahan," kata McCabe. "Semuanya berlangsung 5 menit," ia menambahkan seperti dilansir dari USA Today, Rabu (1/12/2021).

Pihak berwenang tidak mengatakan apakah ada orang yang menjadi target penembakan dan tidak merilis informasi apa pun tentang motif penembakan. McCabe mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki apakah ada peringatan sebelum penembakan atau apakah siswa tersebut memiliki riwayat kekerasan. Ia menambahkan, siswa dan sejumlah pihak lainnya akan dimintai keterangan.

Satu pistol semi-otomatis ditemukan dilokasi penembakan. Tersangka, yang namanya tidak dirilis, meminta haknya untuk tetap diam dan menolak untuk berbicara secara mendalam dengan pihak berwenang, kata McCabe.

"Saya terkejut," kata Tim Throne, Inspektur Sekolah Komunitas Oxford. "Ini menghancurkan," imbuhnya.

Baca juga: Penembakan Guncang Pertandingan American Football Antar SMA di Alabama

Throne mengatakan sekolah tidak memiliki detektor logam dan tidak percaya ada diskusi tentang itu di masa lalu. McCabe mengatakan pihak berwenang tahu bagaimana siswa membawa senjata ke sekolah tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.

Identitas para korban tidak segera dirilis.

Sekolah itu dilockdown, dengan beberapa siswa berlindung di ruang kelas yang terkunci. Mereka kemudian diantar ke tempat parkir toko terdekat setelah polisi mengamankan sekolah dan menahan tersangka. Para orang tua murid diberitahu bahwa mereka dapat menjemput siswa di pusat komunitas terdekat, kata distrik sekolah.

Komunitas Sekolah Oxford mengatakan semua sekolah lain di daerah itu dikunci untuk tujuan keamanan.

Pejabat masih menyapu sekolah pada Selasa sore dan sejumlah kendaraan darurat diparkir di halaman yang tertutup salju. Siaran langsung dari stasiun TV lokal menunjukkan beberapa helikopter medis mendarat di sekolah. Setidaknya satu orang dimuat ke dalam helikopter sekitar pukul 14:30 waktu setempat.

Baca juga: Tidak Terima Disuruh Pakai Masker, Pria Jerman Tembak Mati Petugas Kasir
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved