Tentara China Menari-nari di Pegunungan Bersalju, Netizen India Puas Mengejek

Senin, 29 November 2021 - 20:52 WIB
loading...
Tentara China Menari-nari...
Video tentara China menari di pegunungan bersalju wilayah Himalaya. Foto/twitter
A A A
NEW DELHI - Setelah tiga belas putaran perundingan tingkat komandan militer sejak Juni 2020, India dan China belum menemukan solusi menyelesaikan pertikaian perbatasan di wilayah Ladakh.

Ketegangan meningkat pada April 2020, ketika kedua negara saling menuduh melanggar Garis Kontrol Aktual (Line of Actual Control/LAC).



Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Hu Chunying berbagi video 16 detik di Twitter pada Minggu yang menunjukkan tentara China menari di ketinggian 5.200 meter, dengan judul video klip, "Keren dan imut!"

Baca juga: WHO Peringatkan Varian Omicron Timbulkan Risiko Global Sangat Tinggi

Video itu dibagikan di tengah klaim bahwa Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) sedang berjuang dengan penyakit ketinggian di Himalaya. Sebelumnya muncul laporan PLA telah mengganti hampir semua tentara di pos depan di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) dengan pasukan berumur sekitar 20-an tahun.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Syarat Visa Umrah dan Karantina

Departemen Dukungan Logistik Komisi Militer Pusat China mengatakan pada pekan pertama November bahwa pihaknya telah memasok berbagai peralatan portabel untuk pasukan yang ditempatkan di daerah 3.000 meter di atas permukaan laut itu.

“Peralatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan tempur mereka di lingkungan yang tidak bersahabat di Himalaya,” papar pernyataan militer China.

Beberapa media di India menyatakan tentara China membutuhkan lebih dari 10 hari untuk beradaptasi dengan atmosfer yang keras di mana kadar oksigen hanya 60% dari yang tersedia di dataran rendah.

Suhu di wilayah itu juga turun hingga minus 30 derajat Celcius sekitar bulan Januari.

Video itu, tampaknya, tidak disukai oleh warga India yang menggambarkan pasukan China sebagai "tentara boneka bayi".

Para netizen India mengklaim video itu adalah bagian dari kampanye propaganda untuk memamerkan kesiapan perang mereka di ketinggian.

India dan China telah mengerahkan lebih dari 50.000 tentara di sektor barat Garis Kontrol Aktual, di mana bentrokan sengit meletus pada Juni 2020 terkait pekerjaan konstruksi di daerah terdepan. Bentrok itu menewaskan 20 tentara India dan empat tentara PLA.

Seorang pengguna Twitter bereaksi terhadap video tersebut dengan pernyataan, "Karier alternatif di hotspot Wan Chai."

Pertemuan ke-23 Mekanisme Kerja untuk Konsultasi dan Koordinasi Urusan Perbatasan India-China (WMCC) diadakan pada 18 November.

Kedua belah pihak sepakat untuk sementara mereka harus terus memastikan situasi lapangan yang stabil dan menghindari insiden yang tidak diinginkan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved