PM Kepulauan Solomon Menolak Mundur, Bersumpah Temukan Biang Kerok Kerusuhan
Minggu, 28 November 2021 - 23:38 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Sogavare meyakinkan bahwa penangkapan mereka yang bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu untuk memicu kekerasan telah dilakukan. Ia berjanji akan lebih banyak lagi penangkapan yang akan terjadi setelah penyelidikan tentang asal usul kerusuhan selesai.
"Kita harus dan tidak akan pernah tunduk pada niat jahat segelintir orang. Kita harus melawan intimidasi, pengganggu, dan kekerasan. Kita berutang ini kepada anak-anak kita dan mayoritas rakyat kita yang tidak dapat membela diri," katanya.
Baca juga: Rusuh Anti-China di Solomon, Dugaan Suap Beijing Picu Seteru Antarpulau
Para pengunjuk rasa menuduh pemerintah Kepulauan Solomon melakukan korupsi dan secara efektif dikendalikan oleh kepentingan asing, khususnya oleh China.
Pada tahun 2019, pemerintah Kepulauan Solomon memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan untuk membangun jalinan dengan Beijing, sesuatu yang dilihat oleh beberapa warga sebagai bentuk menyerah pada tekanan atau insentif tunai.
"Kita harus dan tidak akan pernah tunduk pada niat jahat segelintir orang. Kita harus melawan intimidasi, pengganggu, dan kekerasan. Kita berutang ini kepada anak-anak kita dan mayoritas rakyat kita yang tidak dapat membela diri," katanya.
Baca juga: Rusuh Anti-China di Solomon, Dugaan Suap Beijing Picu Seteru Antarpulau
Para pengunjuk rasa menuduh pemerintah Kepulauan Solomon melakukan korupsi dan secara efektif dikendalikan oleh kepentingan asing, khususnya oleh China.
Pada tahun 2019, pemerintah Kepulauan Solomon memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan untuk membangun jalinan dengan Beijing, sesuatu yang dilihat oleh beberapa warga sebagai bentuk menyerah pada tekanan atau insentif tunai.
Lihat Juga :