Rusuh Anti-China di Solomon, Dugaan Suap Beijing Picu Seteru Antarpulau

Sabtu, 27 November 2021 - 15:57 WIB
loading...
A A A
Dr Transform Aqorau, seorang ahli dalam hubungan pulau-pulau Pasifik, mengatakan Kepulauan Solomon sekarang "melayang ke kehancuran diri sendiri".

Dalam sebuah artikel untuk Blog Devpolicy, dia mengatakan bahwa penebang dan perusahaan pertambangan Malaysia, Filipina, dan China mengendalikan sumber daya dan proses politik.

“Orang-orang mungkin memilih anggota parlemen kami, tetapi perusahaan penebangan kayu, perusahaan pertambangan dan perusahaan milik Asia lainnya yang menanggung pembentukan pemerintah, memengaruhi pemilihan Perdana Menteri, dan menjaga menteri dan pendukung pemerintah di bawah kendali setelah pemilu,” tulisnya.

“Sebagai imbalannya, jika mereka menginginkan sesuatu, atau membutuhkan bantuan khusus, mereka langsung mendatangi para menteri dan bahkan Perdana Menteri.”

Dia mengatakan ini berarti bahwa rasa keterasingan, ketidakberdayaan dan pengabaian telah terbangun selama beberapa waktu.

“Ini adalah salah satu negara yang paling bergantung pada bantuan di dunia,” tulisnya. “Dukungan donor yang signifikan diberikan untuk sektor kesehatan dan pendidikannya. Namun, para menteri dan pejabat senior pemerintah memperlakukan rakyatnya dengan buruk, dan membiarkan mereka dieksploitasi oleh para penebang dan penambang.”

Mihai Sora, seorang ahli Pasifik di Lowy Institute Australia, mengatakan gejolak di China dan dampak pandemi menambah bahan bakar lebih lanjut pada ketegangan.

"Tindakan kekuatan besar ini—sementara mereka menjilat aktor politik individu—memiliki efek destabilisasi pada negara yang sudah rapuh dan rentan," katanya kepada AFP.

“Maka tentu konteks kontemporer adalah salah satu kesulitan ekonomi yang berkepanjangan karena pembatasan COVID, keadaan darurat COVID."

“Dampak kesehatan dan ekonomi dari COVID hanya menambah tekanan yang dihadapi negara berkembang mana pun sebelum pandemi melanda," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved