Rusuh Anti-China di Solomon, Dugaan Suap Beijing Picu Seteru Antarpulau

Sabtu, 27 November 2021 - 15:57 WIB
loading...
A A A
Ketegangan telah membara di antara kedua pulau itu sejak pemerintah nasional tiba-tiba mengalihkan kesetiaan diplomatik dari Taiwan ke China pada 2019.

Perdana Menteri Provinsi Malaita, Suidani, mengecam langkah tersebut dengan mengatakan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare telah ditawari suap untuk mendukung peralihan tersebut. Tuduhan itu, tentu saja, dibantah oleh Sogavare.

Retorika Suidani menjadi semakin anti-China sejak itu, dengan mengatakan Malaita tidak akan pernah terlibat dengan Beijing dan menghentikan izin bisnis yang dimiliki oleh etnis China.

Dia juga telah mempertahankan kontak dengan pihak berwenang Taiwan. Akibatnya provinsi terus menerima bantuan besar dari Taipei dan Washington.

Suidani menuduh Sogavare berada di kantong Beijing, menuduh dia telah meningkatkan kepentingan orang asing di atas orang-orang Kepulauan Solomon.

“Masyarakat tidak buta akan hal ini dan tidak mau ditipu lagi,” katanya, seperti dikutip news.com.au, Sabtu (27/11/2021).

Ketegangan meningkat lagi pada Mei ketika Suidani mencari perawatan medis di Taiwan, sebuah perjalanan yang menurut pemerintah "tidak sah".

Para ahli juga mengatakan ledakan ketegangan minggu ini bukan hanya tentang hubungan dengan China dan telah terjadi selama beberapa waktu.

Mereka mengatakan kerusuhan telah dipicu oleh frustrasi ekonomi yang dipicu pandemi dan persaingan jangka panjang antara penduduk Malaita dan Guadalcanal, yang mendahului keputusan Beijing yang terkenal pada 2019.

Negara kepulauan berpenduduk sekitar 700.000 orang itu selama beberapa dekade dilanda ketegangan etnis dan politik.

Pada akhir 1990-an, militan Guadalkanal melancarkan serangan terhadap para pemukim, terutama yang menargetkan mereka yang berasal dari Malaita, dan selama lima tahun kerusuhan melanda negara itu.

Jadi, apa yang disebut "Ketegangan" hanya mereda dengan penyebaran misi penjaga perdamaian yang dipimpin Australia—bernama Misi Bantuan Regional ke Kepulauan Solomon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Berita Terkini
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved