Hukuman Rajam di Arab Saudi, Narapidana Dilempari Batu Sampai Meninggal

Jum'at, 26 November 2021 - 09:40 WIB
loading...
Hukuman Rajam di Arab...
Anggota pasukan Mujahidin melaksanakan hukuman mati di Mekah, Arab Saudi, 4 Januari 2006. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Arab Saudi dikenal sebagai negara yang menerapkan hukum syariah seperti rajam atau eksekusi mati dengan dipenggal kepalanya. Hukuman keras tersebut berlaku bagi siapa saja yang melakukan tindakan perzinaan hingga penyelundupan narkoba.

Melansir thesun.co.uk, berdasarkan data Amnesty pihak Arab Saudi telah melakukan esksekusi 184 orang pada 2019. Kebanyakan dari mereka adalah penyelundup narkoba.

Arab Saudi menempati tingkat eksekusi tertinggi ketiga di dunia setelah China dan Iran. Mayoritas hukuman mati dilakukan di depan umum dengan pemenggalan kepala.

Baca juga: Ratusan Imam Dipecat di Arab Saudi, Dianggap Gagal Peringatkan Terorisme

Salah satu cara untuk banding dari hukuman mati adalah langsung menghadap kepada raja. Raja akan memutuskan apakah akan dihukum mati atau tidak.

Baca juga: Kepolisian Uzbekistan Paksa Pria Muslim Mencukur Jenggot

Salah satu hukuman mati yang dilakukan di Arab Saudi adalah rajam. Rajam merupakan hukuman di mana pelanggar dilempari batu hingga meninggal dunia.

Baca juga: Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Gempur Kamp-kamp Militer di Sanaa Yaman

Rajam tetap menjadi hukuman untuk pelaku perzinaan bagi kaum wanita di Arab Saudi. Menurut seorang saksi, pelaku akan dimasukkan ke dalam lubang dan kemudian dilempari batu dari truk.

Pada 2015 seorang wanita pekerja asing dari Sri Lanka mendapat hukuman rajam di Arab Saudi. Dia terbukti selingkuh.

Wanita yang berusia 45 tahun dan telah menikah tersebut bekerja sebagai asisten rumah tangga di Riyadh.

Namun pasangannya yang masih lajang dan juga berasal dari Sri Lanka hanya dijatuhi hukuman cambuk 100 kali setelah dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran yang sama.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved